Warga Puunaka Kabupaten Ende Tidak Malu Sebagai Daerah Kumuh

Kalau dulu mungkin kami malu tapi sekarang kami sudah tidak malu lagi karena lingkungan kami bukan lagi daerah kumuh

Warga Puunaka Kabupaten Ende Tidak Malu Sebagai Daerah Kumuh
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Warga Lingkungan Puunaka Sedang Membersihkan Lingkungan, Jumat (20/9/2019). 

Warga Puunaka Tidak Malu Sebagai Daerah Kumuh

POS-KUPANG.COM|ENDE--Warga Lingkungan Puunaka, Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan Kabupaten Ende, tidak malu lagi dikatakan sebagai daerah kumuh karena saat ini lingkungan tersebut telah bersih dan tertata rapi berkat adanya program Kotaku yang diturunkan dari Kementrian PUPR.

Tokoh masyarakat Lingkungan Puunaka, Benediktus Jegho mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Jumat (20/9/2019) di Ende.

“Kalau dulu mungkin kami malu tapi sekarang kami sudah tidak malu lagi karena lingkungan kami bukan lagi daerah kumuh,”katanya.

Benediktus mengatakan bahwa program Kotaku yang diturunkan oleh pemerintah sejak tahun 2017 telah merubah wajah lingkungan Puunaka yang sebelumnya terlihat kumuh ini telah bersih juga tertata dengan baik.

“Kalau sebelumnya jalan masuk ke kompleks rumah warga sangat sulit kendaraan tidak bisa masuk namun sekarang kendaraan roda dua sudah bisa masuk hingga ke depan rumah warga begitupun roda empat,”kata Benediktus.

Berkat program Kotaku yang diturunkan dari pemerintah juga membuat kondisi lingkungan menjadi bersih karena telah terbangun kesadaran dari warga untuk secara bersama-sama membersihkan lingkungan tempat tinggal,ujar Benediktus.

Menurut Benektus program Kotaku telah memberikan nilai positif bagi masyarakat karena tidak saja fisik namun juga mental masyarakat karena masyarakat mulai sadar akan arti kebersihan lingkungan tempat tinggal.

Koordinator Program Kotaku Pulau Flores, Marius Aiba mengatakan bahwa program Kotaku di Lingkungan Puunaka, Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende,dimulai sejak tahun 2017.

Dikatakan program Kotaku di Lingkungan Puunaka meliputi pekerjaan drainase juga paving blok dan rabat beton serta tembok penyokong.

Program tersebut didukung dengan dana sebesar Rp 500 Juta.

Halaman
123
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved