Efisiensi, Bupati Sikka Sisihkan Rp 5,7 Miliar Bayar Beasiswa

DPRD periode 2014-2019 tak bisa menetapkan APBDP di hari-hari akhir masa tugasnya pada 24 Agustus 2019.

Efisiensi, Bupati   Sikka Sisihkan Rp  5,7  Miliar Bayar Beasiswa
POS KUPANG/EUGINIUS MO'A
Bupati Sikka, Fransiskus Robero Diogo (tengah) menggelar jumpa pers satu tahun pemerintahan, Jumat (20/9/2019) di Aula Kantor Bupati Sikka, Kota Maumere, Pulau Flores. Kabag Humas Setda Sikka, Very Awales (kanan) dan Asisten Administrasi Umum Setda, Robert Ray (kiri) 

Efisiensi, Bupati   Sikka Sisihkan Rp  5,7  Miliar Bayar Beasiswa 

POS-KUPANG.COM|MAUMERE--Simpang siur  pemberian  beasiswa  kepada ratusan  mahasiswa berprestasi   asal Sikka, Pulau  Flores  di  sejumlah perguruan  tinggi   Indonesia  yang  bekerjasama dengan  Pemda  Sikka   terjawab dalam  APBD Perubahan  2019.

Pemerintah dan  DPRD  Sikka menyetujui  alokasi  Rp 5,7  miliar.  Dana  itu   bersumber dari efisiensi   yang  dilakukan pemerintah.

“Nanti  hari Senin  (23/9/2019),  DPRD  Sikka  lakukan rapat  paripurna mengesahkan   Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja  Daerah   Perubahan (RAPBD-P)  2019,” kata  Bupati  Sikka, Fransiskus  Roberto Diogo,  dalam  jumpa  pers satu  tahun  pemerintahan, Jumat    (20/9/2019) siang di   Aula  Kantor  Bupati  Sikka,    Kota Maumere.

Roby  Idong, sapaan Fransiskus  Roberto  Diogo, mengatakan   DPRD yang baru  meski tanpa  alat kelengkapan DPRD  bisa menetapkan   RAPBP 2019.

“Ada surat dari Menteri  Dalam Negeri  dan  Gubernur   NTT  yang menegaskan, DPRD bisa  menetapkan   APBDP 2019,”    imbuh  Roby didampingi  Kepala  Bagian  Humas Setda  Sikka, Very  Awales, dan Asisten  Administrasi  Umum Setda  Sikka,  Robert  Ray.

Menurut   Roby, DPRD  periode  2014-2019 tak  bisa menetapkan APBDP  di hari-hari  akhir  masa  tugasnya pada 24 Agustus  2019.

Asistensi   oleh  pemerintah  Propinsi NTT  baru dilakukan  27/8/2019. Sedangkan  DPRD  baru  periode  2019-2024 dilantik  Senin  (26/8/2019).

 Roby menjelaskan  dana beasiswa  juga  telah  disetujui dalan  RPJMD Bupati  Sikka  bukan  dana  adat sebagaimana disampaikan   dalam  kampanye Pemilukada  2018.

Dikatakanya, beasiswa kepada mahasiswa  dari keluarga miskin dan  IPK  3  ke atas ini  akan  membiayai  perkuliahan 97 mahasiswa di  Unitri  Malang,   Sekolah   Tinggi  Perhubungan Darat  kerjasama dengan  Departemen Perhubungan,  Politani   (Kementrian  Pertanian),  Unipa Maumere,   FKIP Muhammadyah Maumere,  Cristo  Re Maumere, Akademi Perawat St. Fransiskus  Maumere, selain beasiswa  khusus bagi dokter  spesialias dan dokter umum.

Polda Jatim Tetapkan Buronan dan Minta Diekstradiksi, PBB Desak Didesak Lindungi Veronica Koman

Ustadz Yusuf Mansur Singgung Muslim Masuk Gereja, Netizen Sebut Ustadz Abdul Somad Ustaz Adi Hidayat

“Tahun  2020,  pemerintah dan  DPRD sepakat alokasikan  Rp 20  miliar/tahun. Saya  harapkan gagasan  bersama ini tidak  berubah  lagi,”    ujar  Roby Idong. (Laporan  Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved