Perempuan ini Terlalu Keras Rahangnya Tak Bisa Menutup, Ini Obrsevasi Dokter
Baru-bari ini seorang wanita Cina tertawa keras dan membuka rahangnya terlalu lebar, akibatnya tak bisa menutup kembali.
Dia mengatakan kepadanya bahwa dia akan mencoba untuk membantunya, tetapi ada risiko tinggi bahwa dia tidak akan dapat mengatur rahangnya. Tetap saja, dia ingin dia mencoba
"Pasien sangat gugup dan otot-otot wajahnya sangat tegang, sehingga gagal pada upaya pertama," kata dokter.
“Saya menasihatinya untuk pergi ke rumah sakit, tetapi staf kereta mengatakan kepada kami bahwa itu akan memakan waktu satu jam lagi. Penumpang menjadi sangat gelisah dan ingin rahangnya segera siap, jadi saya setuju untuk mencoba lagi. ”
Kali ini, Dr. Luo berusaha untuk mengatur rahangnya adalah pasien terganggu, dan ia berhasil.
Sekali lagi bisa menutup mulutnya, wanita yang bersyukur itu berterima kasih padanya dan mengatakan bahwa dia telah menggeser rahangnya sekali sebelumnya, sebagai hasil muntah pada kehamilannya.
Rupanya, sekali Anda mencabut rahang sekali, kemungkinan besar Anda akan melakukannya lagi, sambil menguap, tertawa atau terlalu banyak membuka mulut.
Pertolongan Pertama Pada Rahang Sulit Menutup
Kejadian mulut mangap dan tidak bisa menutup seringkali terjadi. Tapi tidak perlu panik, beberapa langkah praktis bisa dilakukan untuk mengatasinya.
Terkuncinya rahang sampai tidak bisa menutup mulut tidak hanya menyebabkan rasa sakit, tetapi juga agak memalukan karena pasti akan menjadi tontonan orang-orang di sekitarnya.
Kondisi ini terjadi akibat dislokasi atau pergeseran posisi tulang rahang bawah dari sendi yang menghubungkannya dengan rahang atas, yang dinamakan temporomandibular joint.
Sifatnya temporer atau hanya sementara dan biasanya tidak disertai peradangan.
Sebelum ketahuan dan menjadi tontonan maupun bahan tertawaan, segera atasi kondisi tersebut dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini seperti dikutip dari Dental Health:
1. Dorong rahang ke bawah dan ke belakang
Mulut tidak bisa menutup jika rahang bawah bergeser dari posisinya.
Hindari mendorong langsung ke arah belakang karena bisa merusak sendi yang menghubungkannya dengan rahang atas.
Cara yang benar adalah tekan sedikit ke bawah di bagian dekat persendian, baru didorong perlahan ke arah belakang.
• Level Permainan Persib Turun di Kandang? Robert Kecewa Lihat Persib Gagal Menang vs Semen Padang