Wisuda Sarjana UT Kupang, Ada Mahasiswa Pingsan, Orangtua Duduk Berjam-jam di Tangga Hotel
Saat Wisuda Sarjana Lulusan UT Kupang, ada mahasiswa pingsan, orangtua duduk berjam-jam di tangga hotel
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
Saat Wisuda Sarjana Lulusan UT Kupang, ada mahasiswa pingsan, orangtua duduk berjam-jam di tangga hotel
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebanyak 632 lulusan sarjana Universitas Terbuka (UT) Kupang unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ-UT) hari ini diwisuda, Selasa (17/9/2019).
Dari 632 lulusan tersebut, 467 diwisuda di Grand Mutiara, Kota Kupang sedangkan, sisanya, yang merupakan lulusan terbaik diwisuda di Jakarta.
• Danlanal Maumere Grasstrack Siapkan Hadiah Rp 200 Juta
Sebelumnya, kemarin, Senin (16/9/2019) 467 lulusan yang diwisuda di Kupang, menerima ijazah dan mengikuti seminar bertema 'Membangun Jiwa Kewirausahaan Masyarakat di Era Milenial' di Grand Mutiara.
Dalam seminar tersebut Direktur UPBJJ, Yos Sudarso mengatakan, lulusan Universitas Terbuka dalam menghadapi era milenial harus memiliki pegangan yang bisa dimanfaatkan untuk tetap bisa memberi kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat dan dalam dunia kerja.
• Kodim 1604/Kupang Renovasi Pastoran Gereja Oelanisa Kabupaten Kupang
Menurutnya, sebagian besar mahasiswa UT sudah bekerja dan masih dalam usia produktif. Ia meminta agar mereka tidak lekas berpuas diri, tetapi terus mengembangkan diri dengan pengetahuan dan keterampilan untuk membangun sesama dan pengembangan diri.
Ia menjelaskan, seminar tersebut dilakukan untuk membekali lulusan agar memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu menciptakan lapangan kerja yang bisa berdampak positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Joko Rizky Widakarti, narasumber dalam seminar tersebut menegaskan, kendati sebagian besar lulusan UT sudah bekerja, namun, ia meminta agar mereka tidak bergantung pada pekerjaan mereka.
Menurutnya, lulusan UT harus kreatif dan terus mengembangkan diri. Menurutnya, di era milenial orang tidak lagi hanya berpatokan pada pekerjaan konvensional. "Jangan hanya harap menjadi PNS tapi harus berbuat sesuatu yang lain, yang bisa meningkatkan ekonomi juga dampaknya dirasakan oleh masyarakat sekitar," ungkapnya.
Ia mendorong, lulusan UT yang memiliki bakat atau punya kemampuan untuk menghasilkan produk tertentu agar terus berinovasi agar apa yang dihasilkan bisa mendatangkan keuntungan jelasnya.
Sementara itu, pelaksanaan wisuda di Hotel Grand Mutiara berjalan lancar. Para lulusan hadir didampingi oleh keluarga. Hadir pula para undangan.
Namun, Aula yang dipakai untuk acara wisuda tidak cukup menampung para orangtua dan undangan yang hadir, sehingga banyak yang terpaksa menanti di luar hotel.
Sejumlah ibu-ibu asal SoE Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tampak duduk di tangga keluar hotel. Mereka Sudah duduk berjam-jam menunggu anak-anak mereka yang tengah mengikuti rangkaian acara wisuda yang berlangsung di dalam ruangan.
Kendati lelah dan panas, para ibu mengaku akan tetap menunggu sampai acara wisuda selesai.
"Kami sudah dari jam 8 pagi duduk di sini dan sekarang sudah jam 11 siang tidak apa-apa, kami sudah datang jauh-jauh untuk lihat anak kami, pakai pakaian wisuda," ungkap salah seorang ibu kepada POS-KUPANG.COM.