Dugaan Korupsi di Flores Timur, Mahasiswa Adonara Tengah Dukung Penyelidikan Aparat Penegak Hukum

pemerintahan yang taat pada aturan, bebas korupsi, dan atau penciptaan demokratisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah

Dugaan Korupsi di Flores Timur, Mahasiswa Adonara Tengah Dukung Penyelidikan Aparat Penegak Hukum
HIPANARA Kupang
Aksi Demo

Kedua, perjuangan AMPERA Flores Timur adalah penegasan sikap dan tanggungjawab serta kepedulian terhadap Lewotana Flores Timur.

Bahwa upaya memperjuangkan kepentingan publik yang bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu termasuk penyelenggaraan pemerintahan yang bebas dari korupsi melalui perencanaan yang taat aturan adalah hak semua masyarakat sebagai  warga negara Indonesia dalam pembangunan negara dan atau wilayah daerah kabupaten. 

"Karena itu apa yang dilakukan AMPERA Flores Timur adalah manifestasi dukungan publik untuk pembangunan di Flores Timur dan bukan tindakan menghalang-halangi pembangunan di Flores Timur," demikian rilis.

Ketiga, terhadap pernyataan Agus Boli dalam jabatan sebagai Wakil Bupati  Flores Timur, tentang azas hukum tertinggi, yakni Salus Populi Suprema Lex, Hipanara menilai bahwa pernyataan ini adalah sebagai bentuk pembelaan diri penyelenggara Negara dan melindungi diri. 

"Logikanya adalah pernyataan ini  merupakan bentuk lain dari pengakuan melakukan kegiatan pembangunan jaringan air bersih/minum (SPAM IKK Kecamatan Ile Boleng) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Flores Timur, Kegiatan Peremajaan, Pemangkasan dan Penjarangan Jambu Mete, dan Kegiatan Penilaian Pohon Induk Pala dan Cengkeh pada Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur dengan tidak mengikuti aturan perencanaan kegiatan dan penggunaan anggaran publik daerah," demikian Wulan Tukan.

Upaya yang demikian, menurut Hipanara tidak sertamerta meniadakan aturan umum dan teknis lain yang dibuat untuk menjamin tertib penyelenggaraan pemerintahan termasuk perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah yang taat pada aturan.  

Empat, Hipanara Kupang mendukung langkah aparat hukum untuk melakukan penyelidikan dugaan korupsi kegiatan pembangunan jaringan air bersih/minum SPAM IKK Kecamatan Ile Boleng pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Flores Timur, Kegiatan Peremajaan, Pemangkasan dan Penjarangan Jambu Mete, dan Kegiatan Penilaian Pohon Induk Pala dan Cengkeh pada Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur. 

Artis Nassar Beli Mobil, Muzdalifah Jual Rumah, Bandingkan Kekayaan Mereka Saat Ini

Pelatih Persib Maung Bandung Akui vs PS Tira Persikabo Bukan Mudah, Ini Strategi-Skema Dimainkan

 "Kami mendorong aparat penegakan hukum institusi lain (Kepolisian, KPK) untuk bersama-sama menindaklanjuti dugaan korupsi yang dilakukan pihak-pihak terkait dalam kasus ini," demikian rilis Hipanara Kupang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved