Pantau Proyek di Pulau Ende Bupati Djafar Gunakan Sepeda Motor

Saat pantau proyek di Pulau Ende Bupati Ende Drs Djafar Achmad pakai sepeda motor

Pantau Proyek di Pulau Ende Bupati Djafar Gunakan Sepeda Motor
ISTIMEWA
Bupati Ende, Drs Djafar Achmad Saat Memantau Proyek Jalan Di Kecamatan Pulau Ende, Selasa (10/9/2019). 

Saat pantau proyek di Pulau Ende Bupati Ende Drs Djafar Achmad pakai sepeda motor

POS-KUPANG.COM | ENDE - Mengawali tugasnya sebagai Bupati Ende, Drs Djafar Achmad memantau proyek di jalan di Kecamatan Pulau Ende dengan menggunakan sepeda motor, Selasa (10/9/2019).

Proyek jalan tersebut menggunakan dana APBD Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 1 Miliar.

Kepala DLHD Ida Bagus Putu Punia Minta Masyarakat Sumba Timur Jaga Lingkungan, Ini Tujuannya

Kabid Bina Marga, Dinas PU Kabupaten Ende, Nasrul A Madjid mengatakan bahwa proyek jalan yang dipantau oleh Bupati Ende, Drs Djafar Achmad adalah proyek jalan yang menghubungkan antara Desa Redodori menuju ke Desa Rorurangga.

Proyek jalan tersebut adalah pembukaan jalan baru jalur tengah di Kecamatan Pulau Ende yang selama ini memang belum ada jalan khususnya yang menghubungkan antara Desa Redodori menuju ke Desa Rorurangga.

KPK Panggil Mekeng Anggota DPR RI dari Golkar Terkait Kasus Suap Pertambangan, Ini Statusnya

"Jalan yang dibuka itu baru sebatas jalan tanah belum beraspal dan diharapkan di masa-masa mendatang bisa ditingkatkan keberadaannya," kata Nasrul.

Menurut Nasrul pembukaan jalan yang menghubungkan kedua desa itu dimaksudkan untuk meningkatkan mobilitas warga di kedua desa maupun desa-desa lain di Kecamatan Pulau Ende.

Nasrul mengatakan bahwa setelah dilakukan pembukaan jalan di ruas tengah Kecamatan Pulau Ende maka pada waktu mendatang akan dilakukan pembukaan pada lingkar luar Kecamatan Pulau Ende sehingga dengan demikian mobilitas penduduk di daerah itu tidak sebatas di pinggir pantai namun juga di wilayah luar.

Nasrul mengatakan ruas jalan yang baru dibuka sepanjang 4,2 KM itu saat ini lebarnya mencapai 6 meter meskipun pada beberapa ruas kondisinya masih sempit karena ada permukiman warga dan diharapkan warga bisa merelakan lokasi tanah guna dibuka jalan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved