Pemkot Kupang Gelar FGD Tata Guna Lahan dan Pertanian Berkelanjutan

Pihak Pemkot Kupang gelar focus group discussion (FGD) tata guna lahan dan Pertanian Berkelanjutan

Pemkot Kupang Gelar FGD Tata Guna Lahan dan Pertanian Berkelanjutan
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Suasana FGD tata guna lahan dan pertanian Aula Gedung DPD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (5/9/2019). 

Pihak Pemkot Kupang gelar focus group discussion (FGD) tata guna lahan dan Pertanian Berkelanjutan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Kota Kupang menggelar Focus Group Discussion (FGD) tata guna lahan dan pertanian berkelanjutan untuk wilayah Kecamatan Maulafa dan Kecamatan Alak Tahun 2019.

FGD tersebut berlangsung di Aula Gedung DPD Provinsi Nusa Tenggara Timur, dibuka oleh Pejabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, M.Si, Kamis (5/9/2019).

BREAKING NEWS: Setelah Diperkosa, Gadis Yatim Piatu 13 Tahun di TTS NTT Dibiarkan di Hutan

Hadir mendampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang yakni Ketua Lembaga Penelitian Undana Kupang DR. Herry Zadrak Kotta, ST, MT, Kepala Bagian Sumber Daya Alam dan Infrastruktur Setda Kota Kupang Maria Magdalena Detaq, S.IP, Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang Drs. Obed D. R. Kadji, Para lurah se-Kecamatan Maulafa dan Kecamatan Alak dan para koordinator penyuluh pertanian.

Peserta yang mengikuti kegiatan FGD tersebut, dari kecamatan Maulafa dan Alak sebanyak 30 orang, yang terdiri masyarakat, LSM/NGO, pemerintah terkait, akademis dan anggota DPRD Kota Kupang.

Penjelasan Polisi: Dua Balita di Kota Kupang NTT Diduga Tewas Akibat Luka Bacok di Kepala

Narasumber kegiatan FGD berasal dari Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Camat Maulafa, Camat Alak, Ketua Lembaga Penelitian Undana Kupang dan NGO kebijakan Publik dan Penganggaran.

Elvianus dalam kesempatan itu mengatakan pemerintah Kota Kupang terus berupaya melakukan pengelolaan sumber daya alam khususnya dalam pemanfaatan lahan.

Menurutnya, hal tersebut, dilakukan secara terencana, komprehensif, tepat dan akurat sesuai visi pemerintah Kota Kupang yaitu mewujudkan kota layak huni dan sejahtera demi mewujudkan kemakmuran warga Kota Kupang.

“Tujuannya untuk pemetaan dan pendalaman topik tentang pengelolaan sumber daya alam di Kecamatan Maulafa dan Alak sehingga peserta dapat mengetahui kondisi dan permasalahan yang ada.

Selanjutnya, kata Elvianus, dapat disusun sebuah strategi dan kebijakan untuk mengelola, mengevaluasi dan melestarikan sumber daya lahan yang ada di Kota Kupang,” ungkap Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wahana untuk berdiskusi, membangun kerja sama dan memperoleh masukan-masukan strategis dari masyarakat, para peserta dan pemangku kepentingan serta instansi terkait sehingga dapat terbentuknya kesepahaman dan komitmen bersama.

Lanjutnya, hasil diskusi tersebut bermuara pada tercapainya partisipasi aktif dan dukungan multi pihak guna membantu pemerintah daerah Kota Kupang dalam mewujudkan strategi tata guna lahan.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam dan Infrastruktur Sekretariat Daerah Kota Kupang, Maria Magdalena Detaq, S.IP, menjelaskan, melalui kegiatan FGD dapat mengetahui kondisi dan permasalahan yang ada dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya lahan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved