Jaksa  Temukan Dugaan Korupsi Rp 200 Juta  Lebih di  Desa  Dobo   Sikka

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Maumere di Pulau Flores, menemukan indikasi penyelewengan keuangan desa sejumlah Rp 200 juta lebih di

Jaksa  Temukan Dugaan Korupsi Rp 200 Juta  Lebih di  Desa  Dobo   Sikka
POS KUPANG/EUGENIUS MOA
Azman Tanjung, Kajari Maumere 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Penyidik  Kejaksaan Negeri  (Kejari) Maumere  di  Pulau  Flores,  menemukan indikasi   penyelewengan keuangan desa  sejumlah  Rp  200   juta lebih di Desa  Dobo, Kecamatan  Mego, Kabupaten  Sikka.

Meski    penelusuran kasusnya   telah ditingkatkan ke  tahap penyidikan, penyidik   belum  menentukan   calon tersangka. Penyidik  masih  melakukan pemeriksaan  tambahan,  udit  ulang dan  ekspose kasusnya.

“Masih  perlu tambahan alat  bukti dan ekspose  dulu. Setelah itu kami akan tetapkan tersangka,”  kata Kepala Kejaksaan Negeri  Maumere, Azman  Tanjung, S.H,  Rabu   (4/9/2019) siang di Maumere.

Azman menjelaskan  temuan awal Inspektor Kabupaten  Sikka sejumlah  Rp 138   juta. Tetapi, penyidikan menemukan    angka  lebih besar dari temuan  Inspektorat  Rp 200  juta  lebih.

“Kami  minta Inspektorat  Sikka   audit lagi. ‘Kaca  mata’ kita  awam menyatakan temuan angkanya  lebih besar, biarlah ahlinya menghitung  lagi kerugian negara,” kata  Kepala Seksi  Pidana  Khusus, Jermias Pena, S.H,mendampingi  Kajari Maumere memberi keterangan.

Instagramnya Diserbu Jakmania dan Bobotoh Tapi Bomber Ezra Diincar PSM Makassar dan Bali United

Korban Bisa Selamat Kecelakaan Maut Tol Cipularang saat Mobil Tergantung di Bibir Jurang, Kronologi

Jermias  optimis, penyidikan kasus  ini  akan lebih cepat. Tidak  sampai akhir tahun,  berita acara  pemeriksaan dilimpahkan ke   Pengadilan  Tindakan Pindana Korupsi (Tipikor)  Kupang.

Saat ini,  kata Jermias, permohonan izin penyitaan sementara  dilakukan ke Pengadilan  Tipikor.  

Kepala Seksi  Intelijen Kejari Maumere, Cornelis  S.Oematan, S.H, ikut  mendampingi  Kajari  Maumere mengakui  perkiraan  kerugian negara  dtimbulkan dalam pengelolaan  dan  desa   mencapai   Rp 200  juta  lebih dari  temuan awal Inpektorat  Sikka Rp 138  juta. (laporan  wartawan  pos-kupang.com, eginius  mo’a)

Area lampiran

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved