Ini Pandangan Bupati TTS Soal Rencana Pembentukan Kodam di NTT

Ini Pandangan Bupati TTS Soal Rencana Pembentukan Kodam di Provinsi NTT

Ini Pandangan Bupati TTS Soal Rencana Pembentukan Kodam di NTT
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

Ini Pandangan Bupati TTS Soal Rencana Pembentukan Kodam di Provinsi NTT

POS-KUPANG.COM | SOE - Bupati TTS, Egusem Piether Tahun mendukung penuh pembentukan Kodam di Propinsi NTT. Pasalnya Provinsi NTT merupakan daerah terdepan, terluar dan berbatas dengan dua Negera tetangga yaitu, Australia dan Timor Leste.

"Saya pribadi mendukung pembentukan Kodam di Provinsi NTT. Hal ini untuk mendukung pengamanan wilayah Provinsi NTT yang merupakan daerah perbatasan," ungkap Bupati Tahun kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (4/9/2019) melalui sambungan telepon seluler.

Yayasan TLM Beri Bantuan Beasiswa Untuk Siswa-siswi SMK 1 Kristen Kupang

Keberadaan TNI lanjutnya tidak hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga untuk mendukung menyukseskan program pemerintah daerah, salah satunya di bidang pertanian.
Bupati Tahun mengatakan, untuk menyukseskan ketahanan pangan di Kabupaten TTS, Pemda akan melibatkan peran serta TNI.

"Untuk menyukseskan ketahanan pangan di Kabupaten TTS kita akan tingkatkan kerjasama dengan TNI (Kodim TTS). Kalau TNI yang turun pasti petani lebih semangat bekerja," ujarnya.

Jokowi Belum Terima Resmi Nama 10 Capim KPK, Ini Kata Pansel

Dengan dibentuknya Kodam lanjut Bupati Tahun, tentunya akan ada penambahan penerimaan anggota TNI. Untuk itu, dirinya meminta agar putra asli daerah harus diutamakan.

Orang dari luar NTT harus dibatasi dalam seleksi tersebut sehingga putra-putra daerah NTT bisa lebih banyak yang jadi anggota TNI.

"Kalau ada Kodam pasti ada penambahan personil TNI, kalau bisa harus utamakan putra daerah dalam penerimaannya," pinta bupati berkaca mata ini.

Berbeda dengan Bupati Tahun, anggota DPRD Kabupaten TTS, Hendrik Babys tidak mendukung pembentukan Kodam di Propinsi NTT.

Dia mempertanyakan urgensi dari keberadaan Kodam di Propinsi NTT. Pasalnya, propinsi NTT hingga saat ini menjadi propinsi yang aman dan harmonis.

Seharusnya yang dilakukan pemerintah pusat adalah menambah jumlah personil TNI di korem maupun di kodim untuk menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi TNI.

"Saya kira kita di NTT masih terlalu aman dan harmonis, belum perlu ada Kodam. Yang Perlu itu tambah jumlah personil anggota di kodim karena saat ini personil masih kurang," sebutnya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved