Selasa, 2 Juni 2026

Penting untuk Diketahui, Ternyata Satu Dispenser Bisa Menghasilkan Banyak Kuman dan Penyakit

Penting untuk diketahui, ternyata satu dispenser bisa menghasilkan banyak kuman dan Penyakit

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/Shutterstock
Ilustrasi penggunaan air dispenser 

Penting untuk diketahui, ternyata satu dispenser bisa menghasilkan banyak kuman dan Penyakit

POS-KUPANG.COM - Ungkapan `lebih cepat, lebih baik' rasanya cocok disematkan untuk menggambarkan dinamika perkotaan. Masyarakat kota terbiasa dengan gaya hidup serba praktis dan modern, termasuk dalam urusan minum sekalipun.

Contohnya saat menyeduh teh atau kopi. Daripada harus buang-buang waktu untuk memasak air, akan lebih praktis bila menggunakan air panas dari dispenser.

Pengakuan Ayah Bunuh Anak, Mardi: Saya Melempar Pisau Bukan Menusuk

Kian lama, kehadiran dispenser seolah menjadi mandatory. Ini dilihat hampir setiap rumah memiliki wadah air elektronik ini.

Dipilihnya dispenser apalagi kalau bukan karena alasan praktis. Kita bisa mendapatkan air panas atau dingin sekaligus tanpa perlu mendinginkan atau memanaskannya terlebih dahulu.

Bukan saja di rumah, perabotan elektronik tersebut juga jamak menghiasi sudut pantry kantor atau bisa jadi ruang kerja Anda sendiri. Sayangnya, intensitas penggunaan dispenser tidak sebanding dengan kepedulian kita terhadap kebersihannya.

Guru SD Ini Berhasil Cabuli 10 Siswa, Ini Modus yang Dipraktikkannya Memperdaya Korban

Tak sedikit orang abai akan hal ini. Sebaik apa pun kualitas air galon yang Anda beli, namun bila dispenser kotor, maka percuma saja. Air otomatis akan tercemar oleh berbagai jenis bakteri.

Hal tersebut bukan mengada-ada. Ini diperkuat dari hasil riset teranyar yang dilansir oleh Times of India, Selasa (13/2/2018).

Berdasarkan penelitian tersebut, air dispenser yang Anda konsumsi bisa jadi sudah terkontaminasi kuman atau bakteri akibat saluran air di bagian dalamnya kotor.

Ngerinya, National Science Foundation International menyebutkan, dalam setiap satu inci persegi pendingin air yang ada di dispenser ternyata bisa terdapat 2,7 juta kuman. Nah coba jawab, berapa kali Anda membersihkan dispenser air di rumah terhitung sejak pertama kali Anda membelinya?

Mengutip Tribunnews.com, Jumat (14/9/2012), dahulu perusahaan dispenser selalu memberikan layanan gratis untuk pembersihan dispenser.

Akan tetapi, kurangnya pengetahuan dan peralatan profesional, petugas servis gratis tersebut hanya membersihkan bagian luarnya saja. Bahkan, karena ingin menekan biaya, pembersihan pun dilakukan ala kadarnya dengan menggunakan bahan pembersih yang murah.

Tapi kini, lain cerita. Beberapa perusahaan dispenser air telah menanamkan teknologi mutakhir terkait sterilitas. Misalnya Antimicroba Water Pipe yang tertanam pada Polytron Hydra PWC 777. Dengan tersematnya pipa berbahan non chlorofluoro carbon (CFC) tersebut, dispenser Polytron Hydra bisa bebas dari bahaya bakteri. Tadinya senyawa kimia CFC kerap digunakan pada barang elektronik yang berfungsi sebagai pendingin, termasuk dispenser.

Namun efek dari penggunaannya ternyata merusak lapisan ozon bumi. Jadi itulah alasan produsen elektronik beralih ke material non-CFC.

Dengan harapan dapat lebih menjaga lingkungan, sehingga dampaknya pun terasa untuk kesehatan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved