Akibat Stok BBM Menipis, Antrean Kendaraan Memadati SPBU Sumba Barat dan Sumba Barat Daya

Stok BBM menipis, antrean kendaraan memadati SPBU Sumba Barat dan Sumba Barat Daya

Akibat Stok BBM Menipis, Antrean Kendaraan Memadati SPBU Sumba Barat dan Sumba Barat Daya
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Antrean panjang kendaraan mengisi BBM di SPBU Rada Mata Sumba Barat Daya, Kamis (29/8/2019) pagi. 

Stok BBM menipis, antrean kendaraan memadati SPBU Sumba Barat dan Sumba Barat Daya

POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA - Persediaan bahan bakar minyak seperti bensin, solar dan ferlite menipis di stasiun pengisian bahan bakar umum ( SPBU) km 2 dan km 3 Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat dan SPBU Rada Mata serta SPBU Taworara di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Akibatnya selama 3 hari terakhir ini terus terjadi antrean panjang kendaraan yang memadati SPBU itu.

BREAKING NEWS: Polisi Serahkan Tersangka Kades Sungkaen ke Kejari TTU

Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM, Kamis (29/8/2019) pagi, antrean kendaraan sepeda motor dan mobil berjejer memanjang memenuhi SPBU Rada Mata juga SPBU Taworara di Kabupaten Sumba Barat.

Kondisi itu mengakibatkan terjadi kemacetan lalu lintas kendaraan karena para sopir memarkir kendaraan disepanjang pinggir jalan raya bahkan sebagiannya lainnya menutup salah satu sisi jalan raya.

Ada Tujuh Sasaran Pelanggar Lalu Lintas Diincar Dalam Operasi Patuh Turangga 2019 di Sumba Timur

Hal itu membuat pengendara lain harus berhati-hati dengan mengurangi kecepatan kendaraan bahkan sebagian harus rela keluar dari jalan raya saat melintas jalan raya depan SPBU Rada Mata dan Taworara Sumba Barat Daya.

Kondisi yang sama juga terjadi di SPBU km 2 dan km 3 kota Waikabubak, Sumba Barat, Kamis (29/8/2019) pagi.

Hanya saja di SPBU km 2 Sumba Barat, nampak pemandangan sedikit berbeda dibandingkan situasi SPBU km 3 Sumba Barat maupun SPBU di Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya.

Di SPBU km 2 Sumba Barat terdapat sejumlah personil kepolisian berpakaian preman mengatur kendaraan masuk mengisi BBM terutama kendaraan truk yang berurusan dengan pengerjaan proyek langsung diarahkan mengisi BBM dalam hal ini solar di SPBU industri yang berada disebelah selatan kompleks SPBU itu. Sejumlah sopir truk yang sudah terlanjur hendak mengisi SPBU subsidi terpaksa memutar kembali kendaraan untuk mengisi solar di SPBU industri.

Bahkan sejumlah polisi berpakaian preman tersebut juga memperingatkan para sopir pickup yang mengisi bensin untuk bisnis. Anggota polisi mengancam akan menertihkan jerigen bila sopir pickup kembali mengisi bensin di SPBU km 2 itu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved