Rabu, 29 April 2026

Bupati Kupang Sampaikan Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi

Bupati Kupang, Korinus Masneno mengungkapkan rasa bahagia dan limpah terima kasih atas kunjungan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) untuk ke 4 kalin

Penulis: Edy Hayong | Editor: Ferry Ndoen
foto : Dok Humas Setda Kupang
Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika menyerahkan sertifikat tanah buat warga Kabupaten Kupang, TTS dan Kota Kupang di Oelamasi, Rabu (21/8/2019)                           

POS KUPANG.COM ----Bupati Kupang,  Korinus Masneno  mengungkapkan rasa bahagia dan limpah terima kasih atas kunjungan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) untuk  ke 4 kalinya di Kabupaten Kupang. Kehadiran Presiden Jokowi ini karena begitu besar cinta kasih Presiden kepada masyarakat Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bupati Korinus Masneno mengungkapkan ini  dihadapan Presiden Jokowi dan rombongan di Oelamasi, Rabu (21/8/2019). Kehadiran Presiden Jokowi ke Kabupaten Kupang dalam rangka meninjau lokasi garam di Nunkurus dan menyerahkan 2.706 sertifikat kepada masyarakat Kabupaten Kupang, TTS dan Kota Kupang.

Kabupaten Kupang, kata Masneno,  ibarat sebongkah tanah kecil dari totalitas tanah air Indonesia. Namun bapak Presiden tetap menatap warga yang dipimpinnya sebagai sebutir mutiara dari Timur yang telah menjadi wajah terdepan Indonesia di mata Negara Australia dan Timor Leste.

"Atas nama masyarakat Kabupaten Kupang saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas kepastian lahan di tanah bekas HGU 1992 dengan menerbitkan sertifikat tanah bagi masyarakat dan memberikan kepastian kepemilikan atas lahan yang telah ditelantarkan lebih dari 26 tahun," ujar Masneno disambut tepuk tangan undangan.

Terkait pengembangan lahan garam, Masneno menjelaskan dari 1 hektar lahan  yang dimiliki masyarakat akan memberikan penghasilan dari bagi hasil produksi garam sebesar Rp. 2.600.000/bulan. Jika masyarakat pemilik ikut bekerja maka kepada yang bersangkutan diberikan tambahan Rp. 2.400.000/bulan, sehingga masyarakat Kabupaten Kupang yang memiliki lahan 1 Hektar akan mendapatkan penghasilan Rp.5.000.000 setara dengan gaji PNS golongan III/A di Kabupaten Kupang.

Lebih lanjut Bupati Masneno mengungkapkan Kabupaten Kupang, daerah yang tandus namun sebenarnya kaya akan potensi secara khusus dibidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan pariwisata.

Pemerintah Daerah dan rakyat daerah ini, kata Masneno,  akan selalu membuka diri terhadap peluang dan investor yang dapat memaksimalkan pemanfaatan potensi daerah ini demi terwujudnya masyarakat Kabupaten Kupang yang maju, mandiri dan sejahtera.

Kehadiran Bapak Presiden menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Kupang untuk terus berjuang dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki.

“Saya bersama masyarakat Kabupaten Kupang mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf jika dalam penyambutan terdapat kekurangan yang kurang berkenan. Doa kami menyertai Bapak Presiden dapat sukses dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan,” kata Masneno.

Dalam kunjungan kerja sehari ini,  Presiden  Jokowi didampingi  Ibu Negara Ny. Iriana Joko Widodo dan beberapa Menteri Kabinet Kerja diantaranya Menteri Agraria Dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Staf Khusus Presiden Gories Mere, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, anggota DPR RI Fraksi NasDem, Joni Plate, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Wagub, Josef Nae Soi.

Presiden Jokowi ketika melihat  lokasi tambak garam di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur,  diterima  Wakil Bupati Kupang,  Jerry Manafe dan Istri Ny. Lely Manafe Menny juga tokoh masyarakat setempat. Kedatangan Jokowi guna memastikan bahwa program pengembangan produksi lahan garam di NTT tepatnya di Kabupaten Kupang sudah dimulai.

Presiden Jokowi memuji garam Kabupaten Kupang kualitasnya  lebih baik dari garam di daerah lain seperti di Madura, Surabaya dan  Australia.

“Tadi saya ditunjukan perbandingan garam dari berbagai tempat, baik dari Madura, dari Surabaya dan dari Australia dengan yang di sini. Hasilnya disini lebih bagus, lebih putih, bisa masuk ke garam produksi, dan jika diolah lagi bisa jadi garam konsumsi,” ungkap Presiden Jokowi.

Dirinya optimis dengan lahan yang luas dan kualitas garam yang baik kedepan garam dari Nunkurus Kabupaten Kupang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan garam Nasional yang saat ini baru dapat dicukupi dari dalam Negeri sebanyak 1,1 Juta ton dari kebutuhan garam Nasional yang mencapai 3,7 juta Ton/tahun.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini  tak menampik untuk membangun produksi garam terbaik memerlukan investasi yang tidak sedikit. Namun dirinya berharap tahun depan lahan di Kabupaten Kupang dapat dikembangkan dengan lebih baik. Provinsi NTT, kata Jokowi, memiliki potensi lahan seluas 21.000 hektar dengan luas lahan di Kupang 7000 hektar namun lahan yang baru dibuka baru seluas 600 hektar dan yang sudah selesai dikerjakan baru mencapai 10 hektare. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved