CPNS 2019

Perhatian! Tak Ada Lagi Rekrutmen Honorer Tahun 2019 dan Seterusnya, CPNS dan PPPK 2019 Siap Dibuka

Perhatian! Tak Ada Lagi Rekrutmen Honorer Tahun 2019 dan Seterusnya, CPNS dan PPPK 2019 Siap Dibuka.

Perhatian! Tak Ada Lagi Rekrutmen Honorer Tahun 2019 dan Seterusnya, CPNS dan PPPK 2019 Siap Dibuka
Instagram/pnsgantengcantik
Perhatian! Tak Ada Lagi Rekrutmen Honorer Tahun 2019 dan Seterusnya, CPNS dan PPPK 2019 Siap Dibuka 

Di media sosial beredar kabar bahwa akan ada pendaftaran CPNS dan PPPK yang akan dibuka mulai 23 Oktober 2019.

Dalam pesan berantai tersebut disebutkan pemerintah akan membuka sebayak 150.000 lowongan.

Rekrutmen terdiri dari 100.000 tenaga guru (SD, SMP, SMU/SMK) dan 50.000 untuk tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat, dan lain-lain).

Jadwal Pendaftaran CPNS 2019

Sebelumnya, melalui siaran pers BKN, Senin (30/7/2019), pemerintah telah mengumumkan secara resmi jadwal Pendaftaran CPNS dan PPPK ( P3K ) pada tahun 2019.

Jadwal Pendaftaran atau seleksi CPNS 2019 dan PPPK ( P3K ) tahun 2019 diagendakan akan dilaksanakan pada Oktober 2019.

Kepala BKN memprediksi jumlah peserta seleksi CPNS 2019 dan PPPK ( P3K ) tahun 2019 ini akan mencapai 5,5 juta orang.

Formasi P3K tahap pertama ini dibuka khusus bagi tenaga Honorer dengan jabatan guru, tenaga kesehatan, dosen, dan tenaga kependidikan PTN baru, serta penyuluh pertanian.

Sarjana kedokteran, keperawatan, kebidanan, pertanian, dan pendidikan sepertinya paling banyak bakal mengisi kuota.

Total kebutuhan ASN nasional 2019 sejumlah 254.173 formasi yang mencakup 100.000 formasi CPNS dan 100.000 formasi P3K tahap kedua, dan sisanya sudah dilaksanakan pada seleksi P3K tahap pertama.

Sebanyak 108 lokasi di seluruh Indonesia dapat dimanfaatkan melalui fasilitas yang disediakan BKN dan bekerja sama dengan sejumlah instansi pusat dan daerah.

Jumlah ini tentu tidak cukup untuk pelaksanaan seleksi serentak sehingga beberapa opsi sedang disiapkan dengan kerja sama instansi di pusat dan daerah.

10 Tahapan Pendaftaran

Berdasarkan laman resmi BKN, berikut tahapan umum Pendaftaran SSCN (Sistem Seleksi CPNS Nasional) tahun lalu:

1. Pendaftaran dapat diakses melalui tautan resmi situs http://sscn.bkn.go.id

2. Peserta membuat akun dengan memasukan:

* Nomor induk kependudukan atau NIK yang sudah terverifikasi Dukcapil

* Mengisi e-mail aktif, kata sandi, dan pertanyaan pengaman

* Upload pas foto ukuran minimal 120kb maksimal 200kb

3. Calon peserta mencetak kartu informasi akun

4. Masuk kembali ke tautan resmi dengan akun yang telah dibuat

5. Upload foto selfie dengan memperlihatkan KTP dan kartu informasi akun

6. Mengisi biodata

7. Memilih institusi, formasi, dan jabatan (hanya diperkenankan 1 institusi/jabatan/formasi)

8. Cek resume, pastikan sudah mengisi biodata dan pilihan jabatan/formasi dengan benar

9. Klik simpan, data akan terkirim secara otomatis dan tidak dapat diubah dengan alasan apa pun.

10. Cetak dan simpan baik-baik kartu SCCN sebagai bukti telah melakukan pendaftaran.

Dokumen yang Bisa Disiapkan

Kendati Pendaftaran CPNS 2019 belum dibuka, namun sebaiknya anda yang berminat mendaftar agar menyiapkan sejumlah dokumen penting sejak dini.

Hal ini mengacu pada Pendaftaran CPNS 2018.

Untuk tenaga profesional, persyaratan atau dokumen yang bisa dipersiapkan sebagai berikut:

1. Fotokopi KTP

2. Fotokopi Ijazah dan Transkip Nilai yang telah dilegalisir

3. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT.

4. Pas foto terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak 4 lembar - latar belakang merah.

Dokumen tambahan bagi lulusan D III dan SMA/sederajat antara lain:

1. Materai Rp 6.000

2. Fotokopi KTP

3. Fotokopi ijazah/STTB

4. Fotokopi ijazah SD

5. Fotokopi ijazah SLTP

6. Fotokopi ijazah SLTA.

Pemerintah kabarnya akan kembali membuka Pendaftaran CPNS pada tahun ini.

Namun, pemerintah belum juga mengumumkan Jadwal pasti penerimaan CPNS 2019 hingga saat ini.

Menanggapi hal ini, Kepala BKN Bima Haria Wibisana angkat bicara.

Wibisana mengatakan, CPNS 2019 bakal dibuka pada bulan Oktober 2019 mendatang.

Kendati demikian, perekrutan CPNS 2019 ini masih menunggu persetujuan Presiden Joko Widodo.

Mengutip dari Kompas.com, "Tapi masih menunggu Pak Menpan (Menpan RB Syafruddin) masih meminta waktu Presiden melakukan rapat terbatas," ujarnya di Jakarta, Senin (18/8/2019).

Bima menegaskan, persetujuan Presiden sangat penting untuk CPNS 2019 ini.

Pasalnya, akan ada pergantian pemerintahan dari Jokowi - Jusuf Kalla menjadi Jokowi - Maruf Amin.

Selain itu, ada kemungkinan juga bahwa kabinet Jokowi yang baru bakal diisi oleh menteri berbeda.

Atas pertimbangan itulah rencana penerimaan CPNS 2019 perlu dibicarakan kembali.

Saat ditanya soal formasi, Bima mengatakan akan tetap sama seperti sebelumnya.

Hanya saja, BKN masih menunggu penetapan formasi yang dibutuhkan.

Sementara untuk pengangkatan pegawai honorer sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK), BKN mengatakan penerimaannya tidak akan bersamaan dengan CPNS.

Suami Puput Nastiti Devi Ahok BTP Bagi Harta Ternyata Veronica Tan Hanya Dapat Segini Ini Rinciannya

Gegara Ini, Hotman Paris Ngebet Jadiin Salshadilla Juwita, Putri Iia Dahlia Jadi Menantu, Cantik Ya!

"Saya rasa kira-kita mungkin nanti CPNS-nya terlebih dahulu karena P3K ini masih harus ada koordinasi yang lebih lebih rinci," ucapnya.

Tahun ini, pemerintah kembali akan membuka lowongan CPNS sebanyak 253.173 orang. Ini terdiri dari PNS dan PPPK/P3K.

Proses dan jadwal seleksinya sendiri akan dibuka pada Oktober ini.

BKN akan menyampaikan petunjuk teknisnya sesegera mungkin kepada masyarakat.

Berikut rincian tahapan proses penerimaan CPNS dan PPPK/P3K 2019:

1. Pengumuman penerimaan CPNS dan PPPK secara umum

Pengumuman penerimaan secara umum. Berapa yang dibutuhkan dan posisi apa saja da asa pengumuman minimal 15 hari kerja.

2. Pendaftaran CPNS dan PPPK

Pelamar CPNS/PPPK mulai mendaftarkan diri. Pendaftaran dilakukan secara online di laman

sscasn.bkn.go.id.

Di halaman tersebut, membuat akun dan memilih instansi serta formasi yang dituju. Pelamar diminta mengisi data diri, upload swafoto, dan berkas-berkas persyaratan lainnya

3. Pengumuman Seleksi Administrasi

Setelah selesai mendaftar CPNS di laman sscasn.bkn.go.id, instansi akan memverifikasi berkas yang diunggah pelamar.

4. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

Pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes SKD.

5. Seleksi Kompetensi Bersama (SKB)

Jika pelamar CPNS dan PPPK berhasil mendapatkan passing grade atau nilai batas ambang sesuai dengan persyaratan, pelamar memasuki tahap seleksi kompetensi bersama.

6. Pengumuman Kelulusan

Setelah mengikuti serangkaian tes, pelamar akan menerima pengumuman kelulusan.

7. Pemberkasan

Pelamar CPNS yang lolos akan melakukan pemberkasan. Setelah itu akan dinyatakan sudah menjadi ASN.

Hoaks Lowongan 150.000 CPNS 2019

Sementara itu, beberapa hari terakhir santer beredar kabar rekrutmen CPNS 2019 dan PPPK 2019 akan dibuka pada 23 Oktober 2019.

Dalam pesan berantai yang ramai di media sosial tersebut juga menyebutkan bahwa pemerintah akan membuka lowongan sebanyak 150.000 formasi.

Rekrutmen terdiri dari 100.000 tenaga guru (SD, SMP, SMU/SMK) dan 50.000 untuk tenaga kesehatan (Dokter, Bidan, Perawat, dan lain-lain).

Adapun lulusan yang akan direkrut mulai dari tingkatan pendidikan lulusan SMU/SMK, D-III, D-IV & S-1 dari berbagai jurusan.

Persyaratannya untuk CPNS berusia 20 sampai 35 tahun dan untuk PPPK berusia 35 sampai 58 tahun.

Dalam pesan berantai itu juga dimuat soal persyaratan dokumen yang harus disiapkan para peserta yang ingin mengikuti tes CPNS tahap kedua tersebut.

Menanggapi hal ini, BKN menjelaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Ridwan membantah hal tersebut.

"Tidak benar. Belum ada info detil tentang penerimaan ASN," ujar Ridwan kepada Kompas.com, Rabu (14/8/2019).

Selain itu Ridwan menjelaskan proses seleksi sesuai peraturan pemerintah yang berlaku.

Di mana setiap seleksi ASN, ada tujuh tahapan proses penerimaan yang mesti dilalui peserta.

Pada penerimaan ASN 2019 setidaknya ada alokasi sebanyak 46.425 lowongan untuk pemerintah pusat.

Jumlah lowongan untuk pemerintah pusat itu terdiri dari 17.510 pelamar umum dan 5.696 sekolah kedinasan.

Sementara untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ada 23.212 lowongan.

Alokasi sebanyak 207.748 lowongan PPPK diperuntukan pemerintah daerah.

Jumlah lowongan untuk pemerintah daerah itu terdiri dari 62.324 lowongan CPNS dan 145.424 untuk PPPK. (*)

Editor: maria anitoda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved