CPNS 2019

Perhatian! Tak Ada Lagi Rekrutmen Honorer Tahun 2019 dan Seterusnya, CPNS dan PPPK 2019 Siap Dibuka

Perhatian! Tak Ada Lagi Rekrutmen Honorer Tahun 2019 dan Seterusnya, CPNS dan PPPK 2019 Siap Dibuka.

Perhatian! Tak Ada Lagi Rekrutmen Honorer Tahun 2019 dan Seterusnya, CPNS dan PPPK 2019 Siap Dibuka
Instagram/pnsgantengcantik
Perhatian! Tak Ada Lagi Rekrutmen Honorer Tahun 2019 dan Seterusnya, CPNS dan PPPK 2019 Siap Dibuka 

Perhatian! Tak Ada Lagi Rekrutmen Honorer Tahun 2019 dan Seterusnya, CPNS dan PPPK 2019 Siap Dibuka.

POS-KUPANG.COM - Perhatian! Tak Ada Lagi Rekrutmen Honorer Tahun 2019 dan Seterusnya, CPNS dan PPPK 2019 Siap Dibuka

Tak lama lagi Pendaftaran CPNS 2019 dibuka.

Bagi Anda yang memilih untuk menjadi tenaga Honorer, kini kesempatan ditutup.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin menegaskan pemerintah daerah tidak boleh lagi merekrut tenaga Honorer.

Lihat Cara Anies Baswedan Ini Tunjuk Menteri, Diprotes Usai Jokowi Umumkan Ibu Kota Baru Tak Setuju?

Baru Beberapa Menit Menikah, Pasangan Pengantin Tewas Ditabrak Truk, Lihat Reaksi Keluarga

Deretan Pernyataan Kontroversial Gubernur NTT Viktor Laiskodat Nomor 1 Paling Heboh Banyak Dikritik

Syafruddin mengatakan, pemerintah daerah yang kedapatan merekrut tenaga Honorer akan dijatuhi sanksi oleh Kementerian Dalam Negeri.

"Pemda tidak boleh lagi merekrut Honorer, nanti dikasih sanksi oleh Mendagri," kata Syafruddin setelah meluncurkan program Double Degree Peningkatan Kapasitas ASN di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2019).

Syafruddin tidak membeberkan bentuk sanksi yang akan diterima oleh pemerintah daerah bila merekrut tenaga Honorer.

Di sisi lain, Syafruddin memastikan tenaga Honorer yang belum diangkat sebagai aparatur sipil negara akan tetap diperhatikan.

"Kita masih punya data yang akurat sisa yang 15 tahun, 10 tahun tenaga Honorer, tetap akan diberikan ruang melalui PPPK ( Pegawai Pemerintah denganPperjanjian Kerja )," kata Syafruddin.

Halaman
1234
Editor: maria anitoda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved