Mantan anggota DPRD Kota Kupang Dapat Ucapan Terima Kasih Tanpa Cinderamata, Ini Alasannya

Mantan anggota DPRD Kota Kupang periode 2014-2019 yang resmi melepas jabantanya hari ini Senin (26/8/2019) tidak mendapatkan cinderamata, cincin emas

Mantan anggota DPRD Kota Kupang Dapat Ucapan Terima Kasih Tanpa Cinderamata, Ini Alasannya
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
. Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore bersama anggota DPRD Kota Kupang periode 2019-2024 di depan Kantor DPRD Kota Kupang, Senin (26/8/2019). 

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI. Para anggota DPRD Kota Kupang terpilih saat dilantik di Ruang Sidang Sasando Gedung DPRD Kota Kupang, Senin (26/8/2019).

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Mantan anggota DPRD Kota Kupang periode 2014-2019 yang resmi melepas jabantanya hari ini Senin (26/8/2019) tidak mendapatkan cinderamata, cincin emas atau pesangon.

Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris dewan, Adrianus Lusi kepada POS-KUPANG.COM, di gedung DPRD Kota Kupang, Senin (26/8/2019).

Menurutnya aturan tidak memperbolehkan memberikan pesangon, cinderamata atau pun cincin emas kepada mantan anggota DPRD.

"Kita tentu berterima kasih kepada mereka yang telah menjalankan tugasnya dengan baik selama ini. Tapi memang tidak ada ucapkan terima kasih dalam bentuk uang atau barang," ungkapnya.

Terkait sejumlah mantan anggota DPRD periode 2014-2019 yang tidak hadir pada acara pelantikan dan pelepasan tersebut Adrianus mengatakan dirinya tidak tau alasan ketidakhadiran.

"Kita sudah memberikan surat resmi dan undangan. Tapi memang tidak semua hadir dan kami tidak tau apa alasannya," ungkapnya.

Terkait pin emas untuk anggota DPRD Kota Kupang yang baru dilantik, Adrianus mengatakan dalam pelantikan tersebut dilakukan penyematan secara simbolis kepada dua perwakilan.

Menurutnya, alokasi dana APBD senilai 200 juta untuk pengadaan pin emas tidak cukup, karena harga emas naik dari 500 ribu rupiah per gram menjadi 750 per gram. "Kita sudah lakukan tender tapi yang menang tender tarik diri, karena dananya memang tidak cukup," ungkapnya.

Jefri Riwu Kore Ajak Anggota DPRD Kota Kupang Bahu Membahu Bangun Kota Kupang

Ia merincikan, satu pin emas beratnya 8 gram dan per gram 23 karat. Jadi harga satu buah pin emas mencapai enam juta rupiah. Menurutnya alokasi dana untuk pengadaan pin emas perlu ditambah 68 juta sehingga menjadi 286 juta rupiah.

Buka Festival 3 Gunung, Ini Ajakan Wabup Langoday untuk semua Elemen di Lembata

3 Pemain Persib Bandung Salah hingga Terjadi Gol Badak Lampung FC, Bojan dan Jupe? Ini Fotonya

"Penetapan pihak ketiga bukan penunjukan langsung tapi melalui tender, jadi kita harus tender ulang dan satu atau dua bulan ke depan pengadaan pin emas sudah bisa direalisasikan," ungkapnya.

Sementara itu harga jas lengkap dengan atribut lainnya pada acara pelantikan tersebut, satu jas seharga dua juta rupiah. Dikali empat puluh anggota DPRD Kota Kupang yang dilantik, total biaya yang dikeluarkan untuk jas mencapai 80 juta rupiah. (*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved