Ini Pandangan Alex Ofong Sekretaris DPW Partai NasDem tentang Pin Emas bagi Anggota DPRD

Ini padangan Alex Take Ofong Sekretaris DPW Partai NasDem tentang pin emas bagi anggota DPRD NTT

Ini Pandangan Alex Ofong Sekretaris DPW Partai NasDem tentang Pin Emas bagi Anggota DPRD
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Alex Take Ofong,S.Fil 

Ini padangan Alex Take Ofong Sekretaris DPW Partai NasDem tentang pin emas bagi anggota DPRD NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Wakil Ketua DPRD NTT, Alex Take Ofong, S.Fil mengatakan, pin emas yang diberikan pemerintah kepada DPRD NTT tidak menambah atau mengurangi mertabat dari anggota DPRD.

Alex menyampaikan hal ini kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (25/8/2019). Menurut Alex, pin yang ada di dada anggota DPRD itu tidak menambah ataupun mengurangi martabat anggota DPRD, karena pin itu hanya sebagai tanda penghargaan.

OMBUDSMAN RI Perwakilan NTT Gelar FGD Kajian Pelayanan Publik

"Pin ini tidak menambah dan juga tidak mengurangi martabat anggota DPRD, sebagaimana Garuda yang ada di dada anggota DPR RI dan Kapala Daerah. Ini sebagai atribut dan simbol jabatan, demikian pun PIN Komodo (bukan Garuda) yang melekat pada dada anggotav DPRD NTT sebagai atribut jabatannya," kata Alex.

Dijelaskan, dengan demikian, maka sangat tidak etis mengomentari hal tersebut. "Yang paling substantif adalah bagaimana memaknai atribut itu dalam kinerja yang memuliakan martabat sebagai anggota DPRD. Karena itu, sambil mengucapkan salut bagi yang menolak, saya menunggu untuk segera ada bersama di DPRD, dengan 'kerja emas'-nya demi kemaslahatan masyarakat," ujarnya.

Bupati Agas : Trail Adventure Jadi Ajang Promosi Pesona Alam Manggarai Timur

Sekretaris DPW Partai NasDem ini mengatakan, dengan demikian maka dapat secara serentak mengangkat martaba sebagai anggota DPRD dan Lembaga DPRD.

"Saya kuatir,kita fokus pada hal artifisial, lupa pada kerja substantif. Yang lebih saya kuatirkan lagi adalah jangan sampe seperti pengamat bola jago di omongannya, tapi begitu masuk lapangan tendang bola pake lutut," ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakan, menjadi anggota DPRD dibutuhkan skill politik yang memadai untuk saling mempengaruhi demi goalnya kepentingan masyarakat.

"Tidak hanya skill sebagai pemain tunggal. Nanti hanya seperti buku yang berisi banyak ilmu, tapi tak berguna karena tidak dibaca," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved