Hentakan Tarian Telsain, Goyangkan Panggung Perlombaan Tarian Daerah

10 Penari dari SMP Negeri Hoineno, Kecamatan Nunkolo yang mementaskan tarian Telsain sukses menghipnotis ratusan penonton yang memadati p

Hentakan Tarian Telsain, Goyangkan Panggung Perlombaan Tarian Daerah
Pos Kupang.com/dion kota
penari dari SMP Negeri Hoineno, Kecamatan Nunkolo sedang mementaskan tarian Telsain 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE - 10 Penari dari SMP Negeri Hoineno, Kecamatan Nunkolo yang mementaskan tarian Telsain sukses menghipnotis ratusan penonton yang memadati panggung perlombaan tarian tradisional yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Sabtu (24/8/2019) di halaman Kantor Bupati lama.

Hentakan kaki penari yang dipadu dengan alat musik biola tradisional menghasilkan harmoni nada yang indah. Sambil menari, para penari melantunkan nyanyi berbahaya daerah sebagai ucapan suka cita atas hasil penen yang diperoleh.

BREAKING NEWS :Yuventus Tpoy Tewas Dihantam Eksavator di Amfoang Timur, Ini Kronologinya

Ibu Ale, guru pendamping SMP Negeri Hoineno mengatakan, tarian Telsain merupakan tarian yang menceritakan bagaimana masyarakat secara bersama-sama menginjak buah sain pasca dipanen. Buah sain diinjak agar kulit luarnya terlepas. Sambil menginjak-injak buah sain tersebut, masyarakat secara bersamaan mendendangkan lagu tradisional sebagai bentuk suka cita bersama.

" Tarian Telsain ini merupakan tarian kas Kabupaten TTS, khususnya daerah Amanatun. Tarian ini memang dipentaskan secara beramai-ramai laki-laki dan perempuan sambil bersama-sama menghentakkan kaki sambil terus bernyanyi," ungkap ibu Ale.

Selain mementaskan tarian tradisional, dalam perlombaan yang mengambil tema Pengembangan Kesenian dan Budaya Daerah ini juga menggelar lomba fashion show untuk pakaian daerah. Menariknya, perlombaan ini hanya dikhususkan bagi para pelajar, mulai dari tingkat sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas maupun Menengah Kejuruan.

Proyek Perpipaan di Desa Tanatuku, Sumba Timur Mubazir, Warga Kesulitan Air Bersih

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Edison Sipa mengatakan, perlombaan fashion show dan tarian tradisional memang dikhususkan bagi para pelajar dengan maksud untuk memperkenalkan budaya daerah sekaligus menanamkan rasa cinta budaya daerah kepada anak-anak. Dengan begitu, usaha pelestarian budaya daerah Kabupaten TTS bisa berjalan dengan baik.

" Kita ingin agar anak-anak kita mengenal dan mencintai budayanya mulai sejak kecil. Karena, anak-anak inilah yang akan menjadi penerus budaya kita," ujar Sipa.

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun menegaskan, Budaya daerah adalah aset daerah yang diturunkan oleh para leluhur. Oleh sebab itu, kekayaan tersebut harus dijaga dan tdilestarikan. Karena jika tidak dilestarikan, suatu saat budaya daerah bisa punah.

Peserta SMA dari Luar Kota Kupang Juarai Lomba Melukis di Korem 161/Wira Sakti

"Terima kasih kepada semua unsur yang sudah mendukung jalannya kegiatan festival ini. Penyelenggara, peserta dan stakeholder lainnya yang berpartisipasi untuk memeriahkan festival budaya TTS. Butuh kerjasama semua pihak untuk melestarikan budaya kita. Oleh sebab itu mari kita bergandengan tangan melestarikan budaya kita, " ajak bupati Tahun dalam sambutannya ketika menutup festival budaya Sabtu malam.

Marcu Mbau, pimpinan DPRD kabupaten TTS sementara mengatakan, DPRD Kabupaten TTS mendukung dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dinas Pendidikan yang sudah menggelar karnaval budaya. Diharapkan, kegiatan karnaval budaya bisa membangkitkan semangat seluruh komponen masyarakat Kabupaten TTS untuk menjaga dan melestarikan budaya daerah Kabupaten TTS.

" Walaupun kegiatan karnaval ini sudah ditutup saya berharap semangat untuk menjaga dan melestarikan budaya kita tetap harus dikobarkan. Kelangsungan dan kelestarian budaya kita ada di tangan kita, ditentukan oleh kita. Oleh sebab itu mari kita lestarikan budaya kita untuk anak cucu kita," ucap Marcu. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved