Kesaksian Ignas Lihat Sopir Dorong Pikap ke Laut di Pelabuhan Wuring, Maumere

Kesaksian Ignasius Baran Udjan lihat sopir dorong pikap ke laut di Pelabuhan Wuring, Maumere

Kesaksian Ignas Lihat Sopir Dorong Pikap ke Laut di Pelabuhan Wuring, Maumere
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Warga Wuring, Kelurahan Wolomarang, Jumat (23/8/2019) siang menyaksikan lokasi penenggelaman mobil pikap di Pelabuhan Wuring,3 Km arah timur Kota Maumere, Pulau Flores 

Kesaksian Ignasius Baran Udjan lihat sopir dorong pikap ke laut di Pelabuhan Wuring, Maumere

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Hari Jumat (23/8/2019) siang, Ignasius Baran Udjan, menunggui kendaraan yang akan memuat beberapa karung beras milik majikannya di Pelabuhan Rakyat ( Pelra) Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, 3 Km arah utara Kota Maumere, Pulau Flores.

Sekitar pukul 12.30 Wita, kisah Ignasius, seorang pria mengendarai pikap warna hitam datang ke pelabuhan, persis di sisi Ignas berdiiri. Dalam benak, Ignas mengira, pengemudi itu sedang mencari muatan.

5 Kepala Daerah Ini Disebut Jadi Menteri di Kabinet Jokowi-Maruf Nomor 5 Paling Muda, Siapa Dia?

Mobil diparkir di sisi utara dermaga berbatasan dengan jembatan di dermaga persisi di samping tiang listrik. Selebar dua meter, tak ada pembatas antara lapangan dengan dermaga.

"Saya kira dia mau cari muatan. Saya biasa saja berdiri di sini (semeter lebih dari pikap diparkir). Dia parkir pertama posisi mobil belum lurus, dia mundur dan maju kemudian parkir lagi," tutur Ignas, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (23/8/2019) siang di Pelabuhan Wuring.

Mobil Dinas Baru Menteri -menteri Kabinet Jokowi-Maruf, Lihat Anggaran dan Spesifikasinya

Ketika posisi mobil lurus di pinggir dermaga, pengemudi turun dari mobil. Ia berjalan menuju belakang pikap kemudian mendorong masuk ke dalam laut. Tak ada sepata katapun diucapkan pria ini.

"Saya kaget sekali, ternyata setelah luruskan posisi kendaraan dan porsneling bebas, dia dorong mobil masuk ke dalam laut. Semua orang yang tadi ada di sini kaget. Saya bilang om...om...jangan dorong tapi dua terus saja dorong," ujar pria asal Kabupaten Lembata.

Setelah mobil terjun di dalam laut, Ignas tak menyaksikan raut wajah penyesalan pria ini dan bergegas pulang. Tak ada seorang pun yang menanyakan kejadian ini kepadanya.

Ignas dan beberapa warga lainnya menyaksikan pikap ini tenggelam perlahan hingga hilang di dalam kolam labuh kapal.

"Bagian depan mobil ini kemasukan air tenggelam perlahan terdengar bunyi klakson, mungkin air sudah penuh. Setelah itu seluruh badan mobil hilang," ujar Ignas. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved