Herman Man Soal Air Bersih di Kota Kupang Perlu Ada Payung Hukum

Kata Wakil Walikota Kupang, Herman Man menegaskan perlu ada payung hukum dalam pengelolaan air bersih di Kota Kupang.

Herman Man Soal Air Bersih di Kota Kupang Perlu Ada Payung Hukum
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man saat menjadi nara sumber dalam Seminar dan Lokakarya Menemukan Solusi Air Bersih Kota Kupang di Neo Aston, Selasa (20/8/2019). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kata Wakil Walikota Kupang, Herman Man menegaskan perlu ada payung hukum dalam pengelolaan air bersih di Kota Kupang.

Hal itu ditegaskan Herman saat menjadi nara sumber dalam Seminar dan Lokakarya Menemukan Solusi Air Bersih Kota Kupang di Neo Aston, Selasa (20/8/2019).

Menurutnya, salah satu indikator Kota Kupang sebagai kota ayak huni, sebagaimana yang tengah diperjuangkan oleh Pemkot Kupang yakni ketersedian air bersih.

Solusi Rumah dan Material Bangunan Bagi Warga Kota Kupang, Domus Center Kupang Resmi dibuka

"Contoh soal masterplan air bersih mungkin ada tapi belum konkrit. Bagaimana menyusun masterplan air bersih untuk 20 tahun ke depan dengan sumber air yang terbatas," ungkap Herman.

Payung hukum berikutnya, kata Herman yaitu pemboran air. Ia menegaskan pemboran air tidak boleh dilakukan sembarangan tetapi harus diatur.

Hermanus berharap apapun yang dihasilkan dari lokakarya dapat diterjemahkan dengan anggaran yang ada baik dari APBN maupun APBD.

Praperadilan Moses Usfinit Ditolak, Polsek Oebobo Lanjutkan Penyidikan

“PDAM Kota Kupang itu hanya mengurusi distribusi, sedangkan untuk berpikir tentang bagaimana air bersih itu ada pada pemerintah melalui dinas teknis” ungkapnya.

Ia juga katakan kegiatan lokakarya ini bukan semata-mata untuk PDAM tapi untuk pemerintah bahkan untuk kepentingan masyarakat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved