Warga dan TNI Padamkan Apa di Delapan Hektar Padang Rumput Terbakar di Kuruwaki Sumba Timur

Warga dan TNI padamkan apa di delapan hektar padang rumput terbakar di Kuruwaki Sumba Timur

Warga dan TNI Padamkan Apa di Delapan Hektar Padang Rumput Terbakar di Kuruwaki Sumba Timur
ISTIMEWA
TNI dan warga sedang memadamkan api 

Warga dan TNI padamkan apa di delapan hektar padang rumput terbakar di Kuruwaki Sumba Timur

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Lahan padang di Desa Kuruwaki, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur dibakar oleh orang tidak terkenal yang tidak bertanggung jawab, Rabu (14/8/2019) siang.

Akibat kebakaran itu, lahan padang rumput seluas 8 hektar hangus terbakar. Untung api tersebut berhasil dipadamkan oleh TNI dari Koramil 03 Pahunga Lodu, bersama Polisi Kehutanan dan warga setempat.

Hunian Mewah di Tengah Kota dan Pinggir Pantai, Paradiso Regency Akan Hadir dengan Harga Terbaik

Dandim 1601 Sumba Timur Letkol Inf. Johan A.P. Marpaung, S.Ip kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (15/8/2019) mengatakan, lahan padang seluas 8 hektar hangus terbakar. Lahan tersebut dibakar oleh orang tidak dikenal yang tidak bertanggung jawab.

Kata dia, mendengar informasi tersebut Danramil Pahunga Lodu langsung bergerak cepat mengadakan pengecekan dan memerintahkan dua orang anggota Babinsa ke lokasi dan bersama sama masyarakat untuk melaksanakan pemadaman dibantu oleh satu orang polisi kehutanan dengan menggunakan peralatan seadanya seperti ranting pohon, parang dan lainya dan berhasil dipadamkan.

Dengar Benturan Keras Warga Waisumar Berhamburan Keluar Rumah Ternyata Ini yang Terjadi

"Jadi api bisa dipadamkan hanya menghanguskan 8 hektar padang rumput saja, jika tidak cepat dipadamkan maka kebakaran padang akan lebih luas lagi. Tidak ada kerugian materil dalam kejadian kebakaran itu,"kata Johan.

Johan juga, menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Sumba Timur agar tidak melakukan pembakaran lahan karena membahayakan lingkungan dan pencemaran udara. Selain itu, masyarakat juga dilarang membuang putung rokok yang masih menyala di padang rumput sebab saat ini rumput sedang kering apalagi angin kencang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved