Kronologi Vinsensius Tena, Pria di Aimere Diduga Digigit Anjing Rabies

Kronologi Vinsensius Tena, Pria di Aimere, Kabupaten Ngada Diduga Digigit Anjing Rabies

Kronologi Vinsensius Tena, Pria di Aimere Diduga Digigit Anjing Rabies
ISTIMEWA
Seekor Anjing yang menggigit warga di Kampung Wolopapa, Desa Legelapu, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Senin (12/8/2019). 

Kornologi Vinsensius Tena, Pria di Aimere, Kabupaten Ngada Diduga Digigit Anjing Rabies

POS-KUPANG.COM | BAJAWA - Vinsensius Tena (56) warga Dusun Gemo, Desa Legelapu, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada digigit oleh seekor Anjing.

Anjing tersebut diduga terkena penyakit Rabies dan korban digigit pada bagian hidung sehinggga mengalami luka serius.

Peringati HUT Kemerdekaan RI, PSMTI NTT Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Dharma Loka Kupang

Kapolsek Aimere AKP Usman, membenarkan dan menjelaskan kronologis kejadian yang menimpa warga Desa Legelapu, Kecamatan Aimere tersebut.

Menurut AKP Usman, kejadian itu terjadi Senin (12/8/2019) sekitar pukul 15.40 Wita bertempat di Wolopapa, RT 01, Dusun Gemo, Desa. Legelapu, Kecamatan. Aimere, Kabupaten Ngada.

AKP Usman menyebutkan hari itu telah terjadi peristiwa gigitan oleh seekor Anjing yang diduga anjing Rabies terhadap korban Vinsensius Tena (56).

Paguyupan Bakalikat Maumere di Waingapu Tampil Memukau dengan Tarian Tua Reta Lou

"Anjing yang diduga Rabies tersebut adalah milik Seferinus Goa. Yang mana pada awalnya sekitar pukul 12.00 Wita Anjing tersebut muntah sebanyak dua kali dan Anjing tersebut sebelumnya di lepas saja namun karena ada dugaan virus Rabies maka pemilik Anjing mengikat Anjing tersebut," jelas AKP Usman, kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (14/8/2019).

Lanjut AKP Usman, kemudian pada saat pemilik Anjing hendak melihat muntahan tersebut dengan menggunakan kayu, Anjing tersebut langsung menggigit kayu yang digunakan oleh pemilik Anjing.

Menurut AKP Usman, saat itu juga Anjing tersebut merontah-rontah. Melihat hal tersebut Seferinus Goa segera memanggil anaknya untuk membunuh Anjing tersebut namun sebelum anaknya datang, datanglah Vinsensius Tena (korban) dengan mmbawa sebuah linggis untuk membunuh Anjing tersebut.

"Saat itu Anjing merontah-rontah sampai terlepas ikatannya dan langsung melompat dan menggigit koran (Vinsensius Tena) dan mengenai hidung sampai lobang hidung kanan korban terlepas," jelasnya.

Lebih lanjut AKP Usman mengatakan, setelah itu warga masyarakat yang ada di sekitar lokasi langsung membunuh Anjing tersebut.

Ia mengaku setelah itu korban di bawa ke Puskesmas Aimere untk mendapat perawatan.

Ia mengaku pihaknya menghubungi staf dinas Peternakan Kecamatan Aimere atas nama Vinsen untuk datang dan membawa kepala Anjing tersebut ke dinas Peternakan Kabupaten Ngada untuk dipperiksa apakah Anjing tersebut terkena virus Rabies atau tidak.

"Hasilnya akan diketahui minggu depan," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved