Ahok BTP: Banyak Ibu yang Protes Kenapa Ceraikan Veronica Tan

Kata Ahok BTP atau Basuki Tjahaja Purnama: Banyak Ibu yang Protes Kenapa Ceraikan Veronica Tan

Ahok BTP: Banyak Ibu yang Protes Kenapa Ceraikan Veronica Tan
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Ahok BTP 

"Pejabat publik bukan prihatin, tapi harus murah hati dan rendah hati. Hasrat saya suka tolong orang," ujarnya.

Sementara saat dialog,mantan Rektor Unwira, P. Yuliis Yasinto menyampaikan soal menjaga ideologi.

Sementara Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu,M. Si, Ph. D meminta Ahok agar terima jika disapa dengan Ahok.

"Saran ibu Mega agar panggil nama Ahok. Kenapa karena saya lihat bicara toleransi ,nama Ahok itu punya value," kata Fredrik.

Menurut Fredrik, bicara toleransi, orang luar NTT jangan meragukan toleransi di NTT.

"Menristek minta semua Rektor bentuk UKM pengawal ideologi bangsa, kami tidak ada yang buat, tapi dari dulu kami sudah jaga ideologi dan sudah biasa hidup toleransi," katanya.

Dikatakan, soal toleransi NTT cukup kuat, meski saat ini dunia kampus disoroti, karena di kampus sudah terpapar soal hal-hal radikalisme.

"Terima kasih, bapak sudah terima dipanggil Ahok, karena Ahok adalah representasi kami semua," ujarmya disambut tepuk tangan semua peserta dialog.

Ketua MS GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon mengatakan, sangat kecewa, bahwa kehadiran Ahok di panggung politik dan saat proses hukum yang dinilai tidak adil.

"Banyak krans bunga yang kami buat dan pajang ,tapi setelah bapak menerima putusan pengadilan,kami dapat pelajaran yang luar biasa karena bapak menerima itu," kata Mery. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved