Usai Dilantik Jadi Ketua Forum PLKP NTT, Mery Mesah Lakukan Aksi Ini, Penasaran?

Usai dilantik Jadi Ketua Forum PLKP NTT, Mery Mesah lakukan aksi seperti ini, penasaran?

Usai Dilantik Jadi Ketua Forum PLKP NTT, Mery Mesah Lakukan Aksi Ini, Penasaran?
Ist
Ketua PLKP NTT, Mery R Ch Mesah, dan pengurus Provinsi NTT 13 Agustus 2019 

Usai dilantik jadi Ketua Forum PLKP NTT, Mery Mesah lakukan aksi ini

POS-KUPANG. COM - Usai dilantik Jadi Ketua Forum PLKP NTT, Mery Mesah lakukan aksi ini

Tak perlu menunggu lama lama, usai menyandang jabatan ketua Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (PLKP) NTT, Mery R Ch Mesah langsung lakukan hal ini.
Usai dilantik, Mery Mesah langsung mengeksekusi program pertamanya, yakni peningkatan kompetensi pengelola.

"Hari ini juga dilaksanakan ujian kompetensi pengelola kursus dan pelatihan untuk para pengelola kursus, pengelola SKB, pengelola PKBM dan Pengelola PAUD, " jelas Mery Mesah.

Mery R Ch Mesah, Dilantik Jadi Ketua PLKP NTT.
Mery R Ch Mesah, Dilantik Jadi Ketua PLKP NTT. (Ist)

Mery Mesah memgatakan, pengelola harus berkompeten sehinga lembaga yang diipmpinnya bisa menjadi lembaa kursus yang mampu menghasilkan lulusan yang berkompeten.

"Dengan demikian lulusan itu bisa mewujudkan impian besar untuk memcapai Indonesia emas tahun 2045 yakni Indonesia yang unggul, maju, bisa bersaing dengan bangsa lain. Dan cukup wawasan dalam mengatasi isu isu persoalan klasik bangsa seperti korupsi disintegrasi dan kemiskinan," kata Mery.

Menurut Mery untuk mewujudkan impian generasi emas maka kunci utamanya bukan kekuatan eonomi politik melainkan manusianya, sumber daya manusianya.

"Negara membutuhkan orang orang seperti bapak ibu dan saya, yang bersedia membantu orang lain, memotivasi dan memberikan pelatihan yang dapat menumbuhkam semangat yang berkobar dalam diri orang lain dengan ilmu dan ketrampilan yang memadai sehingga menjadikan mereka lebih berkompeten.

Lebih jauh Merry Mesah mengatakan, dalam kementerian pendidikan dan kebudayaan terdapat direktorat yang mengurusi pendidikan non formal yakni Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas.

Direktorat ini membawahi lembaga penyelenggara kursus dan pelatihan, PAUD dan lembaga pendidikan masyarakat seperti sanggar kegiatan belajar atau SKB dan PKBM.

Halaman
12
Penulis: OMDSMY Novemy Leo
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved