Liga 1

Kata-kata Terakhir dari Bibir Coach Djanur Sebelum Tinggakan Persebaya Surabaya

-Simak Berita Persebaya populer hari ini Senin, 12 Agustus 2019 yang diantaranya ialah kata-kata terakhir pelatih Djajang Nurdjamanalias Djanur.

Editor: Ferry Ndoen
SURYA/Habibur Rohman
Djanur 

POS KUPANG.COM -Simak Berita Persebaya populer hari ini Senin, 12 Agustus 2019 yang diantaranya ialah kata-kata terakhir pelatih Djajang Nurdjamanalias Djanur.

Seperti diberitakan sebelumnya, laga Persebaya Surabaya Vs Madura United pada Sabtu (10/8/2019) merupakan laga terakhir Djajang Nurdjamanbersama tim Bajul Ijo.

Djajang Nurdjaman diberhentikan oleh pihak manajemen Persebaya Surabaya lantaran tidak mendapat hasil memuaskan di beberapa pertandingan sebelumnya.

Lalu bagaimana nasib Persebaya Surabaya pada laga melawan Arema FC pada 15 Agustus mendatang?

Simak berita selengkapnya yang telah SURYA.CO.ID rangkum berikut ini.

Macan Kemayoran Persija Terjerembab di Papan Bawah, Persib Bandung Tak Lebih Baik, Suporter Marah

Nama Direktur PT PBB Disebut Bobotoh Ikut Campur Urusan Rekrut Pemain, Ini Aksi Bobotoh

1. Kata-kata Terakhir Djanur Soal Persebaya Vs Madura, Arema FC Vs Persebaya, dan Tampilan Andri Muladi

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman (Djanur), sempat terjatuh saat melakukan permainan dengan beberapa pemain Persebaya pada latihan yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (3/7/2019) sore.

Kesempatan itu sekaligus dimanfaatkan Djanur untuk memberi contoh cara jatuh yang benar, yakni dengan mengelindingkan diri untuk mengurangi risiko cedera, yang bisa diterapkan skuat Bajul Ijo pada pertandingan Persebaya Vs Persib besok. (surya/habibur rohman)

Djadjang Nurdjaman sudah tak lagi bersama Persebaya. Kendati demikian, ia masih memberi komentar atas hasil imbang Persebaya Vs Madura United yang diduga menjadi penyebab pemecatan pelatih yang biasa disapa Djanur tersebut.

Pelatih asal Jawa Barat itu menyebut faktor tekanan yang menjadi pemicu utama hasil imbang Persebaya Vs Madura United. Tekanan itu datang lantaran suporter Persebaya (Bonek Mania) menuntut Ruben Sanadi Cs harus raih kemenangan pada laga itu.

“Saat latihan tidak ada masalah. Tapi mungkin ada tekanan keharusan menang, itu barang kali yang buat anak-anak menjadi serba salah,” ungkap Djanur, Sabtu (11/8/2019).

Tuntutan harus menang di GBT itu, karena Persebaya sejauh in akhiri laga kandang lebih banyak Imbang.

Sudah delapan laga kandang yang dijalani Persebaya sejauh ini, lima laga berakhir imbang, tiga laga lainnya berhasil dimenangkan.

Total semua laga, Persebaya juga miliki catatan hasil imbang banyak, di mana dari total 13 laga yang sudah dijalani, enam laga berakhir imbang, empat laga berhasil dimenangkan, sementara, tiga laga lainnya telan kekalahan.

Tak hanya berakhir pemecatan dirinya, Djanur menyebut hasil imbang ini akan memengaruhi mental pemain saat laga Arema FC Vs Persebaya.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved