Kaum Ibu dan Remaja Putri Desa Manusak Diberikan Ilmu Kewirausahaan

Selama lima hari mereka akan mempraktekan keterampilan apapun juga dibantu peralatan untuk bisa berusaha mandiri

Kaum Ibu dan Remaja Putri Desa Manusak Diberikan Ilmu Kewirausahaan
POS KUPANG/EDY HAYONG
Kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi kaum ibu dan remaja putri di Desa Manusak oleh UPTD Latihan Kerja Dinas Koperasi Tenaga kerja dan Transmigrasi NTT, Jumat (9/8/2019) 

Kaum Ibu dan Remaja Putri Desa Manusak Diberikan Ilmu Kewirausahaan

POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Sebanyak 30 kaum ibu rumah tangga dan remaja putri di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang diberikan ilmu kewirausahaan.

Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 7-11 Agustus oleh tim UPTD Latihan Kerja Dinas Koperasi Tenaga kerja dan Transmigrasi NTT ini, bertujuan agar kaum ibu dan remaja putri memiliki bekal keterampilan yang bisa mendukung ekonomi keluarga.

Kepala Desa (Kades) Manusak, Arthur Ximenes, S.H, kepada POS KUPANG.COM, Jumat (9/8/2019) menuturkan, kegiatan semacam ini merupakan bagian dari program pemerintah desa. Dimana ada program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang difokuskan pada pembekalan keterampilan.

Bagi pemerintah Desa Manusak, lanjut Arthur, pelatihan ini sangat berdampak positif. Kaum ibu rumah tangga dan remaja putri akan mendapatkan banyak ilmu pengetahuan dalam upaya meningkatkan ekonomi keluarga.

"Ini pelatihan kewirausahaan bagi wirausaha baru di Kabupaten Kupang. Ada 30 peserta dan mereka dilatih instruktur dari UPTD Latihan Kerja Dinas Koperasi Tenaga kerja dan Transmigrasi NTT tanggal 7-11 Agustus," jelas Arthur.

Ditambahkannya, pada kegiatan ini ada teori dan praktek. Selama lima hari mereka akan mempraktekan keterampilan apapun juga dibantu peralatan untuk bisa berusaha mandiri di keluarga masing-masing.

BREAKING NEWS : Rumah Warga di Bajawa Kabupaten Ngada Ludes Terbakar

Curhatan Perempuan yang Fotonya Dicuri Nenek-Nenek untuk Tipu Kekasih LDR nya Yusuf

TERUNGKAP! Penyebab Acara Pinangan di Oebelo NTT Makan 7 Korban 1 Tewas 6 Luka-Luka

"Selama ini ada yang memilih pergi keluar negeri. Dengan keterampilan ini diharapkan  bisa bantu mereka dan tidak keluar negeri lagi. Apalagi pemerintah sudah ada gelorakan wisata. Memang mereka hadir secara pribadi bukan kelompok. Kami  padukan peserta dari semua lintas suku,  agama, ras golongan sehingga tidak ada pemisahan dalam pergaulan," katanya.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved