Oknum DPRD Sikka Caci Maki Warga Palue, Penyidik  Periksa  Lagi  Pelapor

Masih ingatkah kasus caci maki yang menimpa Inosensius Pio yang dilakukan oknum anggota DPRD Sikka, Yoseph Karmianto Eri, S.Fil, s

Oknum DPRD Sikka Caci Maki Warga Palue, Penyidik  Periksa  Lagi  Pelapor
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Kuasa  hukum  Anton Stefanus (jaket) dan  Silvester  Timo,  Kamis  (8/8/2019) mengecek  penanganan  laporan ke   Unit  Pidum  Polres  Sikka, Pulau  Flores. 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE----Masih  ingatkah kasus  caci  maki  yang menimpa   Inosensius  Pio  yang dilakukan  oknum  anggota DPRD  Sikka, Yoseph  Karmianto Eri, S.Fil,   sekitar  bulan  Mei  2019 dilaporkan  ke Mapolres  Sikka, Pulau  Flores?

Dua bulan  lebih tak terdengar perkembangan  pengaduan itu, Kamis   (8/8/2019) siang kuasa hukum,  Anton Stefanus, dan perwakilan keluarga pelapor  Silvester  Timo mengecek  perkembangan  penyidikanya  kepada Kanit  Pidana Umum (Pidum)  Polres  Sikka,   SN  Purwata di  Mapolres  Sikka.

“Penjelasan   Kanit  Pidum, kasusnya  masih hidup  selama  laporanya  belum dicabut  oleh pelapor.  Penyidik menyatakan  hari  Senin  (12/8/2019), akan panggil  periksa  pelapor. Pemeriksaan  tempo hari  pada waktu menyampaikan laporan, hanya pemeriksaan awal,”  kata  Anton Stefanus   kepada  wartawan  di Mapolres  Sikka.

KPK Sita Rp 2 Miliar Saat OTT 11 orang, Siapa Mereka?

Anton  Stefanus mengatakan, dua  orang saksi   sudah disiapkan diajukan kepada penyidik. Saksi  merekam vidio  caci  maki,Kepala  Desa Nitunglea,  Kecamatan Palue,  Stanislaus  Pele,  dan   Harsen  Wera  menyerahkan  bukti   rekaman kepada  Inosensius.

Persela Lamongan vs Persib Bandung:Tim Tamu Persib Kantongi Kelemahan Laskar Joko Tingkir, SIMAK

Caci  maki  dan ancaman mutasi  sebagai petugas pendamping  desa  kepada Inosensius  dilakukan   Yoseph Karmianto  Eri usai  Pemilu  legislatif dan Pilpres,  17 April  2019.

“Kalau  penyidik  minta  saksi dan  barang bukti  akan kami  berikan. Kami  harapkan  kasus  ini diproses  hukum, kalau   fakta-fakta  hukumnya memenuhi syarat diajukan   sampai  kemeja hijau, jangan dtunda-tunda  supaya ada kepastian  hukum,” ujar Anton Stefanus   dibenarkan  Silvester Timo.  (laporan wartawan  pos-kupang.com, eginius  mo’a)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved