Gubernur NTT Bantu Tali dan Bibit Rumput Laut untuk 1.342 Petani di Sulamu

Gubernur NTT bantu tali dan bibit Rumput Laut untuk 1.342 petani di Sulamu

Gubernur NTT Bantu Tali dan Bibit Rumput Laut untuk 1.342 Petani di Sulamu
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakapolda NTT Brigjen. Pol Johny Asadoma menyerahkan bantuan tali dan bibit rumput laut kepada para petani rumput laut di Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Selasa (6/8/2019) 

Gubernur NTT bantu tali dan bibit Rumput Laut untuk 1.342 petani di Sulamu

POS-KUPANG.COM | SULAMU - Sebanyak 1.342 Petani Pembudidaya Rumput Laut di Kelurahan Sulamu, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang mendapatkan bantuan tali dan bibit rumput laut dari Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Selasa (6/8/2019).

Bantuan yang diberikan Gubernur Laiskodat itu berupa bibit rumput laut seberat 40 Kg/Petani dan tali dengan ukuran diameter 6 mm sebanyak 1 roll/petani yang panjangnya mencapai 220 meter.

Dirut Rumah Sakit Karitas Sumba Barat Daya Siapkan Lima Kamar Dukung Operasi Katarak

Gubernur Laiskodat saat itu didampingi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) NTT Brigjen. Pol. Johny Asadoma dan Elias Koa dari Tim Percepatan Pembangunan NTT yang special membidangi komoditi rumput laut, serta Jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT.

Gubernur Laiskodat saat itu berpesan kepada para petani agar memanfaatkan bantuan tali itu sebaik baiknya untuk mengikat rumput laut.

"Ikat sebanyak mungkin rumput laut agar produksi bisa lebih banyak dan jangan pakai untuk ikat sapi," ujar Laiskodat.

Ingat Taman Makam Pahlawan Sumba Barat? Begini Kondisinya Saat Ini

Gubernur Laiskodat terus mengembangkan rumput laut di NTT dan target yang dipatok untuk tahun ini ada sebanyak 8.800 petani rumput laut yang dibantu dengan bibit, tali dan pendampingan teknis dari Tim Percepatan Pembangunan NTT yang dipimpin, Drs. Ibrabim Agustinus Medah.

Ketua Kelompok Tani Pembudidaya Rumput Laut "Berkat Lancar", Weston Lette menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada tokoh pencetus rumput laut NTT, Ibrahim Agustinus Medah yang pada belasan tahun silam mendatangkan rumput laut ke Sulamu sehingga dengan cepat merubah kehidupan dan pendapatan masyarakat Sulamu.

"Dulu kami hidup sengsara karena kami awalnya hanya nelayan biasa tetapi sekarang hidup kami lebih baik bisa bangun rumah tembok, beli sepeda motor dan biayai anak sampai kuliah dan serjana karena uang dari jual rumput laut," ujar Westom.

Dia bersama seluruh Petani rumput laut di wilayah itu merasa sangat berhutang budi terhadap Ibrahim Medah. Hanya rumput laut ini perkembangan dan pertumbuhannya sesuai musim. Jika musim puncak kemarau maka rumputnya ada gangguan karena lumpur dan ais-ais. Sedangkan saat musim hujan sangat subur dan pertumbuhannya bagus.

Dikatakan Weston, rumput laut jenis sacoll yang diserahkan oleh Gubernur NTT itu sangat tahan terhadap penyakit.

"Kami para petani juga bersyukur bahwa atas usaha dan dukungan Pak Medah kali ini kami bisa mendapatkan bantuan bibit rumput laut dan tali secraa merata diantara semua petani. Kami berharap kedepan bisa ada lagi bantuan dari pemerintah untuk fasilitas pendukung lainnya," ujar Weston. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved