Anak Sumbang Tubuh Ibunya untuk Penelitian Medis, Malah Diberikan ke Militer untuk Kepentingan Ini
Anak Sumbang Tubuh Ibunya untuk Penelitian Medis, Malah Diberikan ke Militer untuk Kepentingan Ini
Penulis: OMDSMY Novemy Leo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Anak Sumbang Tubuh Ibunya untuk Penelitian Medis, Malah Diberikan ke Militer untuk Kepentingan Ini
POS-KUPANG.COM - Anak Sumbang Tubuh Ibunya untuk Penelitian Medis, Malah Diberikan ke Militer untuk Kepentingan Ini
Belum lama ini dunia medsos heboh adanya temuan 10 ton mayat manusia dengan berbagai bentuk, usia dan jenis kelamin.
Setidaknya ada 10 Ton Mayat Manusia yang terdiri dari 281 Kepala, 241 Kaki.
Hal ini terungkap saat FBI melakukan penyelidikan di Arizon, Amerika Serikat (AS).
Dalam penyelidikan itu, pihak FBI menemukan setumpuk potongan tubuh manusia yang disimpan di sana.
Sisa-sisa manusia, potongan tubuh, bagian badan yang dijahit sesuka hati, itu bukanlah film fiksi ini adalah kenyataan yang ada di dunia kita.
• Jambu Air untuk Ibu Hamil Muda dan Hamil Tua Banyak Manfaatnya, Mau Tahu Saja Atau Mau Tahu Banget?
• Puput Nastiti Devi Hamil, Ahok Curhat di Instagram Soal Perubahan Sikap Anak Veronica Tan
Dalam temuan itu sebanyak 10 ton mayat manusia ditemukan!
Hari ini, beberapa hari setelah penemuan itu, kengeriannya baru terungkap ada kebenaran mengerikan di belakangnya.
Di waktu setempat AS pada 2014 menemukan 10 ton jenazah manusia di Arizona Bioresources Center (BRC) ketika menyelidiki transaksi mayat ilegal.
Hingga 23 Juli tahun ini, stasiun TV KTVK di Arizona melaporkan bahwa rincian di atas baru terungkap 5 tahun kerena kesaksian agen FBI.
Reuters mengatakan, FBI telah menggerebek gudang seluas 836 meter persegi, di Arizona Bioresource Cebter (BRC) dan menemukan 10 ton mayat beku.
Semuanya dipotong-potong, termasuk ada 281 kepala, 241 kaki, dan 97 tulang.
Agen FBI Mark Cwynar mengatakan ada beberapa adegan mengganggu yang dilihatnya :
"Beberapa kepala yang terinfeksi."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/tengkorak-manusia-1.jpg)