Yuven Tukung Prihatin Sekolah Rujukan SMPN 1 Kota Kupang Minim Fasilitas

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung prihatin sekolah rujukan SMPN 1 Kota Kupang Minim Fasilitas

Yuven Tukung Prihatin Sekolah Rujukan SMPN 1 Kota Kupang Minim Fasilitas
ISTIMEWA
Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang Ewalde Taek bersama Sekretaris Komisi IV Yuven Tukung saat memantau kondisi SMP 1 Kota Kupang, Senin (29/7/2019). 

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung prihatin sekolah rujukan SMPN 1 Kota Kupang Minim Fasilitas

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung menyebut Komisi IV prihatin dengan minimnya sarana dan prasarana di SMPN 1 Kota Kupang.

Yuven menyebut, sarana dan prasarana di SMPN 1 Kota Kupang tidak representatif sebagai sekolah rujukan berstandar nasional.

Ikhlas Kematian Calon Mahasiswa, Keluarga Harap Direktur PNK Kupang Benahi Sarpras Kampus

Yuven bersama Ketua Komisi IV Theodora Ewalde Taek dan anggota komisi IV, Viktor Haning belum lama memantau ketersedian serta kelayakan fasilitas di SMPN 1 Kota Kupang.

"Fasilitas yang ada seperti laboratorium, perpustakaan dan kamar wc tidak cukup, taman tidak ditata, gedung tua, kayu lapuk. Sama sekali tidak representatif kalau itu sekolah rujukan," tegasnya.

Ia menjelaskan, hasil pantauan Komisi IV DPRD Kota Kupang, ditemukan ruang tidak nampak ada ruang laboratorium di SMP 1 Kota Kupang, bahkan ruang laboratorium yang dimaksud justru difungsikan sebagai ruang kelas.

Dibeli Jokowi, Sapi 1 ton seharga Rp 85 juta diberi nama Mike Tyson, ini alasan Abdul Rahim

Belum lagi, kata Yuven, kamar WC jumlahnya hanya enam, tidak cukup untuk ribuan siswa-siswi. "Nah bagaimana bisa SMPN 1 Kota Kupang kok bisa jadi sekolah rujukan, sementara faktanya kita temukan di lapangan sama sekali tidak representatif," tegasnya.

Yuven dengan tegas mengatakan, jika ingin benar-benar meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kupang maka Pemerintah Kota Kupang, Dinas Pendidikan Kota Kupang harus jujur dengan keadaan real terutama di SMPN 1 Kota Kupang.

"Ini lembaga pendidikan yang mau menciptakan generasi berikut yang kita harapan berkualitas, kredibel, jujur, berkarakter dan seterusnya. Jadi kita harus jujur dengan kondisi kita saat ini, tidak perlu malu untuk jujur," tegasnya.

Yuven mengaku kecewa, pasalnya, tahun lalu kata dia, ada perbaikan gedung SMPN 1 Kota Kupang, namun ternyata hanya rehab tampilan gedung bagian depan bukan gedungnya sekaligus.

"Ini akan membuat sekolah kesulitan untuk mendapat bantuan lanjutan, karena ada tahapannya. Nah ini kita tidak punya perencanaan yang matang untuk pembenahan yang lebih subtantif dan menyeluruh," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved