TID Cluster 1 dan Dinas PMD TTU Gelar Bursa Inovasi Desa, Ini Tujuannya

TID Cluster 1 dan Dinas PMD Kabupaten TTU Gelar Bursa Inovasi Desa, Ini Tujuannya

TID Cluster 1 dan Dinas PMD TTU Gelar Bursa Inovasi Desa, Ini Tujuannya
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Asisten III Setda TTU, Raymundus Thal melakukan tanda tangan komitmen bersama desa cluster 1 dalam mereplikasi hasil bursa inovasi desa kabupaten TTU tahun 2019 di Halaman Kantor Camat Insana Utara, Senin (5/8/2019). 

TID Cluster 1 dan Dinas PMD Kabupaten TTU Gelar Bursa Inovasi Desa, Ini Tujuannya

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Tim inovasi desa ( TID) tingkat kecamatan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten TTU kembali menggelar bursa inovasi desa. Kegiatan itu dilaksanakan di Halaman Kantor Camat Insana Utara, Desa Humsu Wini, Senin (5/8/2019).

Kegiatan tersebut menghadirkan seluruh anggota TID pada cluster 1 yang meliputi Kecamatan Insana Utara, Insana Induk, Insaan Barat, Insnaa Tengah, Insana Fafinesu, Biboki Tanpah, Biboki Utara, Biboki Foetleu, Biboki Moenleu, Biboki Anleu, Biboki Satan, dan Naibenu.

5 Orang Ditangkap Polisi karena Edarkan Gula Rafinasi dan Palsukan Gula Kristal Putih

Selain itu, kegiatan tersebut juga menghadirkan para camat dan juga perangkat desa dari 12 kecamatan yang ada, tenaga ahli pendamping desa. Semua mereka berkumpul disana untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten TTU, Raymundus Thal saat membacakan sambutan Bupati Raymundus Sau Fernandes mengatakan, bursa inovasi desa merupakan sebuah wadah pertukaran ide dan praktek cerdas, sebuah forum penyebaran pertukaran inisiatif dengan harapan dapat direplikasi oleh desa sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

Kebakaran Gedung Logistik Polda NTT, Ini Penjelasan Wakapolda NTT Johni Asadoma

Menurutnya, bursa Inovasi desa bertujuan untuk menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian permasalahan desa serta inisiatif dan alternatif kegiatan pembangunan desa. Dalan bursa inovasi desa ini, ditawarkan berbagai kegiatan pembangunan desa yang dinilai inovatif.

"Melalui bursa inovasi desa, pada kesempatan ini, pemerintah desa dapat melihat peluang-peluang baru yang bisa dikembangkan untuk mensejahterakan masyarakat desa," ujarnya.

Salah satu contoh, kata Raymundus, salah satu contoh yang dapat dilakukan oleh pemerintah desa memberikan sentuhan inovasi pada embung embung yang ada di desa yakni mengembangkannya menjadi salah satu salah satu destinasi agro wisata yang tidak saja berdampak pada PAD, tetapi juga menggeliatkan perekonomian di desa," ujarnya.

Raymundus mengatakan, kegiatan tersebut sangat positif sehingga dirinya berharap, agar setiap desa dapat mereplikasi minimal salah satu kegiatan dari berbagai kegiatan inovatif yang dipamerkan. Kegiatan tersebut harus memberikan cakrawala baru bagi pemerintah desa dalam melaksanakan pembangunan desa.

"Oleh karena itu saya mengingatkan kepada para kepala desa dan ketua BPD untuk mencermati setiap ide kreatif yang ditampilkan dalam bursa ini. Saya mewajibkan seluruh kepala desa yang hadir pada saat ini untuk kartu komitmen yang disiapkan panitia untuk mereplikasi kegiatan inovatif baik dibidang pelayanan sosial dasar, bidang ekonomi dan kewirausahaan, maupun dibidang infrastruktur yang mendukung pelayanan sosial dasar dan pengembangan ekonomi lokal desa," harapnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten TTU, Fidelis Hun mengatakan, bursa inovasi desa kali ini menawarkan tiga bidang yakni bidang sumber daya manusia lebih kepada pelayanan posyandu, dan pencegahan stunting.

Bidang kedua kata Fidelis, yakni bidang kewirausahaan. Bidang kewirausahaan sangat penting untuk dikembangkan di desa dengan berbagai kegiatan inovatif yang ditawarkan dalam bursa inovatif desa sehingga nantinya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di desa.

"Ketiga itu bidang infrastruktur, dimana desa melalui kegiatan inovatif dapat mendukung serana dan praserana yang ada di desa seperti jalan desa, air, sanitasi, dan juga gedung kesehatan," terangnya.

Fidelis mengatakan, sifat kegiatan bursa inovatif desa tersebut hanya merangsang desa sehingga dapat memanfaatkan berbagai kegiatan inovatif yang ditawarkan dalam bursa tersebut, sehingga dana desa yang dialokasikan oleh pemerintah pusat dapat dikelolah secara baik dan tepat sasaran.

Berdasarkan pantauan, setelah acara pembukaan kegiatan bursa inovasi desa tersebut dilakukan, kegiatan dilanjutkan dengan proses penandatanganan komitmen desa cluster 1 dalam mereplikasi hasil bursa inovasi desa kabupaten TTU tahun 2019. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved