Momen Pan Indo Hash, Warga Raih Keuntungan Hingga Rp 400 Juta

Pada kegiatan ini, warga yang menjual hasil kerajinan maupun pangan lokal, ada yang meraup keuntungan hingga Rp 400 juta.

Momen Pan Indo Hash, Warga Raih Keuntungan Hingga Rp 400 Juta
POS KUPANG/EDY HAYONG
Peserta Pan Indo Hash 2019 ketika berada di Pantai Alamanda, Kupang Barat, Sabtu (4/8/2019) 

Momen Pan Indo Hash, Warga Raih Keuntungan Hingga Rp 400 Juta

POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Momen pelaksanaan Pan Indo Hash selama dua hari (2-3 Agustus) di  Gunung Fatuleu, Kecamatan Fatuleu Tengah dan Pantai Alamanda Desa Sumlili,  Kecamatan Kupang Barat memberi berkah bagi warga.

Pada kegiatan ini, warga yang menjual hasil kerajinan maupun pangan lokal, ada yang meraup keuntungan hingga Rp 400 juta.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kupang, Piter Sabaneno, mengakui hal ini ketika ditemui, Sabtu (3/8/2019).

Menurutnya, pelaksanaan Pan Indo Hash di Kabupaten Kupang sungguh memberikan hal positif bagi warga. Untuk kegiatan hari pertama di Gunung Fatuleu, total uang mencapai Rp 183 juta.

Sementara di Pantai Alamanda mencapai Rp 221 juta lebih.Total keuntungan warga ini  terutama dari kuliner dan tenun ikat.

"Pelaksanaan Pan Indo Hash dua hari, dari total 27 stan, total uang yang beredar mencapai Rp 400 juta lebih. Kami bersyukur karena dua destinasi ini sudah memberi sumbangsih bagi ekonomi masyarakat," katanya.

Menurutnya, sajian makanan lokal  berupa jagung rebus, ubi rebus, lisang rebus dan kacang paling digemari oleh peserta Pan Indo Hash.

Di samping itu, tenut ikat pun banyak diminati tamu terutama selendang.

Dengan keuntungan secara ekonomi bagi masyarakat ini, lanjutnya,  mulai membuka mata Dinas Pariwisata untuk mulai menyiapkan sarana prasarana pariwisata seperti penginapan atau home stay, kebersihan destinasi pariwisata serta kamar mandi.

"Beberapa destinasi pariwisata di Kabupaten Kupang mulai memyumbang pendapatan bagi masyarakat. Karena itu, fasilitasnya perlu ditingkatkan melalui intervensi APBD Kabupaten Kupang," katanya.

Mantan Sekertaris DPRD Kabupaten Kupang ini menambahkan, sejalan dengan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Kupang yaitu revolusi 5P (pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan pariwisata), beberapa destinasi pariwisata menjadi target intervensi APBD antara lain Gunung Fatuleu, Pantai Liman, Waduk Raknamo, air Terjun Oenesu dan Pantai Sulamanda.

Wakil Walikota Kupang Buka Lokakarya Uji Coba Indikator Kota Tangguh bencana

Petani Jangan Resah, Stok Pupuk Urea di NTT Sangat Mencukupi

Warga Minahasa Tewas setelah Tertimpa Buah Kelapa, Keluarga Enggan Outopsi, Simak Penjelasan Polisi

Destinasi pariwisata itu, terbukti menjadi daya tarik yang mendatangkan banyak tamu lokal.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved