Jumat, 17 April 2026

Polisi Harapkan Peran Elemen Masyarakat Sikka Atasi Kasus Gantung Diri

Aparat Polisi Harapkan Peran Elemen masyarakat Kabupaten Sikka Atasi Kasus gantung diri

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S.IK 

Aparat Polisi Harapkan Peran Elemen masyarakat Kabupaten Sikka Atasi Kasus gantung diri

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Kepala Kepolisian Resort Sikka, AKBP Rickson Situmorang,S.IK mengakui trend tinggi bunuh diri terjadi di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, menjadi kepedulian bersama semua elemen masyarakat.

Sebab musabah seseorang melakukan bunuh diri, kata Rickson Situmorang, hanya diketahui sendiri oleh korbanya.

Begini Pengakuan Orang Terdekat Korban Meninggal Gantung Diri di Sikka

"Banyak sekali sebabnya dan yang tahu hanya korban sendiri. Kebanyakan anggota keluarga juga tidak tahu," kata Rickson Situmorang, kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (30/7/2019) di Maumere.

Rickson Situmorang menambahkan, kematian bunuh diri harus menjadi kepedulian semua elemen masyarakat. Peran para tokoh agama meningkatkan iman dan kepercayaan umatnya.

Cabuli Siswi SMP Hingga Hamil, Siswa SMA di Kota Kupang Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

"Kalau masalahnya ekonomi maka perlu ada gerakan menaikkan taraf hidup rakyat. Ada juga soal pendidikan, beasiswa mungkin jadi salah satu jalan keluar kurangi beban putus sekolah atau tidak bisa kuliah. Masalah kesehatan sudah makin banyak fasilitas kesehatan dibangun, masyarakat kelas menengah kebawah makin mudah mendapat akses pelayanan kesehatan gratis," ujar Rickson Situmorang.

Rohaniawan Katolik, RD. Fidelis Dua, mengatakan kecendrungan segelintir orang muda bunuh diri karena stress dengan hidupnya. Mereka bahkan jarang melibatkan diri dalam organisasi kepemudaan, sehingga berpikir sendiri dengan dirinya.

"Ketika tidak ada menemukan jawabnya, bunuh diri menjadi pilihan," kata RD. Fidelis.

Ia mengatakan, gereja telah menyediakan wadah bagi kaum muda Katolik, namun hanya sedikit kaum muda yang mau melibatkan diri dalam organisasi kepemudaan. Gereja telah berusaha dengan berbagai program, namun kaum muda terlibat sangat sangat kurang. (laporan reporter POS-KUPANG.COM, eginius mo'a)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved