Anggota DPRD TTU Sebut Rawan Pangan Bukti Kegagalan Pemerintah

Anggota DPRD Kabupaten TTU, Yasintus Lape Naif Sebut rawan pangan di TTU bukti kegagalan pemerintah dalam menjalankan sejumlah program

Anggota DPRD TTU Sebut Rawan Pangan Bukti Kegagalan Pemerintah
POS-KUPANG.COM/ Thomas Mbenu Nulangi
Anggota DPRD TTU, Yasintus Lape Naif. 

Anggota DPRD TTU Sebut Rawan Pangan Bukti Kegagalan Pemerintah

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Menanggapi bencana rawan pangan yang dialami oleh masyarakat di tujuh desa di Kabupaten TTU, Anggota DPRD Kabupaten TTU, Yasintus Lape Naif mengatakan bahwa kondisi tersebut merupakan bukti dari kegagalan pemerintah dalam menjalankan sejumlah program.

"Ketika kita flashback kembali melihat program pemerintah, baik itu PKP maupun sari tani, dengan endingnya mengurangi angka kemiskinan maka boleh dikatakan gagal, karena masih ada tujuh desa yang mengalami rawan pangan," kata Yasintus kepada Pos Kupang, melalui sambungan telepon seluler, Minggu (28/7/2019).

Yasintus mengatakan, jika kondiis rawan pangan masih dialami oleh sejumlah desa di Kabupaten TTU, maka hal itu menunjukan bahwa pemerintah Kabupaten TTU gagal meningkatkan taraf hidup masyarakat.

"Sementara disisi lain kita tahu bahwa begitu banyak program pemerintah baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah terus mendorong untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Kabupaten TTU," kata Yasintus.

Meskipun demikian, Yasintus mengatakan antara pemerintah dan DPRD TTU tidak boleh melempar tanggung jawab atas masalah yang dihadapi oleh masyarakat terkait dengan rawan pangan. Pemerintah harus dapat mengakui hal tersebut sehingga tidak boleh mencuci tangan.

127 Ekor Tukik Dilepas di Pantai Riangdua Lembata

"Ini harus menjadi cambuk, untuk nanti kedepan pemerintah harus memikirkan program dan kegiatan yang akhirnya bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat," ujarnya.

Yasintus pada kesempatan itu meminta supaya beras cadangan untuk rawan pangan yang ada di Dinas Ketahanan Pangan supaya segera disalurkan kepada warga yang mengalami rawan pangan.

"Dalam upaya jangka pendek ini, kita harapkan supaya pemerintah segera melakukan penyaluran beras cadangan kepada warga yang mengalami kondisi rawan pangan. Jangan sampai beras cadangan itu disalahgunakan untuk kepentingan yang sebenarnya," ujarnya.

Bupati TTU Perintahkan Dinas Ketahanan Pangan Salurkan Beras ke Tujuh Desa yang Rawan Pangan

Menurutnya, tindakan pemerintah dalam upaya mengatasi kondisi rawan pangan yang dialami oleh masyarakat di tujuh desa segera dilakukan. Jangan sampai kondisi yang dialami oleh masyarakat yang terkena dampak rawan pangan semakin kelaparan.

"Kita jangan membiarkan masyarakat hidup dalam kelaparan. Sehingga kita minta supaya Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten TTU segera menyalurkan cadangan beras itu," ungkap politisi partai Hanura itu. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved