Sambut Pilkada 2020 Demokrat Buka Ruang Bagi Calon Non Kader

DPD Partai Demokrat NTT sudah bergerak, membangun komunikasi dengan figur-figur di sembilan Kabupaten baik kader maupun non kader jelang Pilkada 2020

Sambut Pilkada 2020 Demokrat Buka Ruang Bagi Calon Non Kader
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Ferdinandus Leu 

Sambut Pilkada 2020 Demokrat Buka Ruang Bagi Calon Non Kader

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebanyak sembilan Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melaksanakan Pilkada 2020.

Kesembilan Kabupaten tersebut antara lain, Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Ngada, Sumba Timur, Sumba Barat, Sabu Raijua, serta Belu, Malaka dan Timor Tengah Utara (TTU)

DPD Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah bergerak, membangun komunikasi dengan figur-figur di sembilan Kabupaten baik kader maupun non kader dan melakukan konsolidasi internal partai.

Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT, Ferdinandus Leu saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Jumat (26/7/2019) mengatakan pihaknya membuka ruang bagi bakal calon non kader dalam Pilkada 2020.

"Kalau ada kader-kader yang mau maju, yah tentu punya ruang tapi kalau tidak ada, kita realistis, artinya terbuka untuk mencalonkan non kader atau dari luar Demokrat," ungkapnya.

Kabupaten Belu, kata Ferdi, DPD Partai Demokrat NTT punya kader yaitu Wily Lay yang saat ini menjabat sebagai Bupati Belu.

Komisi II DPRD Kabupaten TTS Kecewa Dengan Realisasi PAD Yang Rendah

"Jadi kita dorong lagi untuk maju dalam Pilkada 2020. Namun tidak menutup ruang bagi kader dan tokoh lain untuk mengikuti seleksi internal partai," ungkapnya.

"Kalau untuk delapan Kabupaten lain, kita masih membangun komunikasi dan lakukan konsolidasi internal. Yang jelas ada kader, juga non kader" tambahnya.

Ia menjelaskan usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat yang akan dilakukan pada September 2019 ini akan mulai dibuka pendaftaran dan proses lebih lanjut terkait pencalonan.

Rapat Badan Anggaran DPRD Lembata Bahas Optimalisasi PAD Tahun 2020

Terkait mahar politik terutama antara partai dengan calon non kader, Ferdi mengatakan pada prinsipnya hal itu dalam rangka pemenangan.

"Jadi bukan dalam artian jual beli kursi, yang jelas dalam rangka pemenangan kita tentu perlu didukung dengan pendanaan dan tentu ini kita akan bicarakan bersama," ungkapnya.(*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved