Tunggakan BPJS Ende Pada Pemegang Kartu Kesehatan Mandiri Capai Miliaran Rupiah, Ini Nominalnya

Tunggakan BPJS Ende Pada Pemegang Kartu Kesehatan Mandiri Capai Miliaran Rupiah, Ini Nominalnya

POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ende, Indira Azis Rumalutur 

Tunggakan BPJS Ende Pada Pemegang Kartu Kesehatan Mandiri Capai Miliaran Rupiah, Ini Nominalnya

POS-KUPANG.COM | ENDE - Tunggakan BPJS Kesehatan di Cabang Ende yang meliputi 6 kabupaten terdiri dari Kabupaten Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur dan Manggarai serta Manggarai Barat mencapai Rp 11 Miliar. Tunggakan tersebut ada pada pemegang kartu BPJS Kesehatan Mandiri.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ende, Indira Azis Rumalutur mengatakan hal itu kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (25/7/2019) di Ende ketika dikonfirmasi mengenai tunggakan BPJS Kesehatan pada masyarakat dalam wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Ende.

TRIBUN WIKI: BaReLo Swissbelinn Kristal Hadirkan Menu Kekinian Rice Bowl

Indira mengatakan bahwa tunggakan yang ada pada umumnya oleh para pemegang kartu BPJS Kesehatan Mandiri yang mana bersangkutan secara mandiri membayar iuran tanpa melalui perusahaan atau lembaga yang bersangkutan bekerja.

Terhadap para pemegang kartu BPJS yang menunggak ujar Indira pihaknya memang telah melakukan penagihan baik lewat telepon juga SMS maupun agen-agen BPJS Kesehatan yang ada di masing-masing kabupaten.

Marsina Kabata: Stunting Mestnya Diatasi Sejak Dalam Kandungan

Indira berharap agar para pemegang kartu BPJS Kesehatan dapat membayar iuran setiap bulan sesuai dengan ketentuan yang berlaku karena hal itu semata-mata untuk kepentingan yang bersangkutan dalam pemberian pelayanan kesehatan.

Indira mengatakan apabila seseorang menunggak pembayaran iuran BPJS Kesehatan maka hal itu tentu akan berpengaruh pada proses pelayanan kesehatan bagi yang bersangkutan maka dengan demikian agar pelayanan kesehatan dapat berjalan lancar maka yang bersangkutan diharapkan untuk membayar iuran secara teratur setiap bulan.

Indira mengatakan untuk menagih tunggakan yang ada di masyarakat pemegang BPJS Mandiri pihaknya menempuh dengan sejumlah cara seperti merekrut kader JKN di tiga kabupaten masing-masing di Kabupaten Ende dan Manggarai serta Manggari Barat.

Menurut Indira alasan 3 kader JKN ditempatkan di kabupaten tersebut dengan pertimbangan bahwa di kabupaten itu tunggakan BPJS Kesehatan yang paling banyak dibandingkan dengan kabupaten yang lainnya di wilayah Flores Bagian Barat.

"Idealnya semua kabupaten harus memiliki kader JKN yang bertugas melakukan penagihan iuran BPJS namun karena keterbatasan yang ada maka baru ada di tiga kabupaten," kata Indira.

Indira berharap kepada warga yang masih menunggak BPJS agar kalau memungkinkan pemerintah setempat untuk memberikan bantuan kepada para pemegang kartu BPJS Mandiri agar mereka juga bisa kembali mendapatkan pelayanan kesehatan di masing-masing rumah sakit secara baik dengan bermodalkan kartu BPJS.

"Bagi yang tidak mampu lagi membayar iuran BPJS Kesehatan kita berharap agar setidaknya dari pemerintah setempat bisa membantu membayar iuran agar yang bersangkutan bisa kembali mendapatkan pelayanan kesehatan secara baik di setiap rumah sakit yang memiliki kerjasama dengan BPJS Kesehatan," kata Indira. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved