BPBD Sumba Barat Turunkan Bantuan ke Lokasi Kebakaran Kampung Ritus Adat Ubu Bewi

BPBD Sumba Barat Turunkan Bantuan ke Lokasi Kebakaran Kampung Ritus Adat Ubu Bewi

BPBD Sumba Barat Turunkan Bantuan ke Lokasi Kebakaran Kampung Ritus Adat Ubu Bewi
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Bantuan BPBD Sumba Barat untuk korban kebakaran 

BPBD Sumba Barat Turunkan Bantuan ke Lokasi Kebakaran Kampung Ritus Adat Ubu Bewi

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Sumba Barat, Ir.Yanis Lubalu mengaku,telah menurunkan bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Ubu Bewi, Desa Praibakul, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat sesaat setelah, Kamis (25/7/2019).

Bantuan yang diberikan berupa beras, selimut, tikar, pakaian anak sekolah, ikan kaleng, sari mie dan lain-lain. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada warga korban kebakaran di Kampung Ubu Bewi, Sumba Barat.

BREAKING NEWS: Kampung Ritus Adat Ubu Bewi Sumba Barat Dilalap Sijago Merah

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat, Ir.Yanis Lubalu menyampaikan hal itu diketika dihubungi ke telepon selulernya, Kamis (25/7/2019) sore.

Menurut Yanis Lubalu, dirinya menerima laporan dari Camat Wanokaka, Sumba Barat menyampaikan sedang terjadi kebakaran di Kampung Ubu Bewi Sumba Barat, Kamis (25/7/2019) sekitar pukul 13.00 wita. Sesaat setelah menerima telepon tersebut, dirinya langsung memerintahkan staf turun ke lapangan memantau kondisi yang terjadi. Sedangkan lainnya mempersiapkan logistik untuk mendroping ke lokasi kejadian.

BREAKING NEWS: Siswa SMA Asal TTU Cabuli Mahasiswi di Kupang

Selanjutnya, setelah mendapatkan laporan staf lapangan, ia bersama staf langsung mendroping bantuan ke lapangan.

Ia menceritkan, di lokasi kampung Ubu Bewi, Desa Praibakul, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat hanya berdiri tiga rumah. Ketiganya ludes terbakar.

Berdasarkan informasi di lapangan, demikian Yanis Lubalu, warga korban kebakaran memgaku saat kejadian kebakaran kampung Ubu Bewi, kampung dalam keadaan kosong penghuni. Hal itu karena pemilik rumah sedang ke kebun, anak-anak ke sekolah dan urusan lainnya sehingga tidak mengetahui sumber api tersebut yang memulai membakar tiga rumah adat kampung Ubu Bewi yang beratap ilalang dan berdinding bambu itu.

Untuk sementara warga mendirikan tenda darurat sekitar kampung untuk tinggal sementara. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved