Cipayung Plus Bersama Keluarga Korban Pencabulan Gelar Demo di Mapolda NTT

Sempat terjadi ketegangan antara para pendemo dengan pihak kepolisian karena masa aksi terus mendesak masuk.

Cipayung Plus Bersama Keluarga Korban Pencabulan Gelar Demo di Mapolda NTT
POS-KUPANG.COM/ GECIO VIANA
audiens keluarga korban pencabulan dan Cipayung Plus bersama Kabag Wasidik Ditreskrimum Polda NTT, Kompol Alexander Aplunggi, S.H di ruang konferensi pers Ditreskrimum Polda NTT, Senin (2272019). 

Cipayung Plus Bersama Keluarga Korban Pencabulan Gelar Demo di Mapolda NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus bersama keluarga korban pencabulan, SM (16) menggelar demonstrasi di depan Mapolda NTT, Senin (22/7/2019).

Menggunakan megaphone dan membawa atribut organisasi, mereka bergantian melakukan orasi di pintu masuk Mapolda NTT.

Mereka menuntut keadilan atas dugaan pencabulan terhadap SM (16) warga Kabupaten Kupang yang saat ini tengah hamil 8 bulan.

Pelaku dalam kasus yang ditangani pihak Satreskrim Polres Kupang ini merupakan warga Kabupaten Kupang benama Zainal Albar.

Organisasi yang tergabung dalam aliansi ini diantaranya, GMKI Cabang Kupang, PMII Cabang Kupang, PMKRI Cabang Kupang, WALHI NTT, IPPMASAL Kupang dan IPMASTIM Kupang.

Mereka juga membawa sejumlah poster yang bertuliskan, 'Usut Sampai Tuntas', Tolak Perbudakan Seks', 'Copot Kapolres Kabupaten Kupang', Stop Bajual Anak', 'Tangkap dan Adili Zainal Albar' dan 'Tangkap Predator Kelamin'.

Usai melakukan aksi, mereka mendesak masuk dalam halaman Mapolda NTT untuk bertemu Kapolda NTT.

Sempat terjadi ketegangan antara para pendemo dengan pihak kepolisian karena masa aksi terus mendesak masuk.

Dalam pernyataan sikap yang diterima POS-KUPANG.COM, para pendemo menyatakan tujuh tuntutan.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved