Kakanwil Kemenag NTT Ajak ASN dan PTT Dalami Langkah Penanggulangan Terorisme

Kakanwil Kemenag Provinsi NTT, Drs. Sarman Marselinus mengajak ASN dan PTT di lingkup Kanwil Kemenag Provinsi NTT Dalami Penanggulangan terorisme

Kakanwil Kemenag NTT Ajak ASN dan PTT Dalami Langkah Penanggulangan Terorisme
POS-KUPANG.COM/ LAUS MARKUS GOTI
Para ASN dan PTT di lingkup Kanwil Kemenag Provinsi NTT di Celebes Resto & Cafe, Senin, (08072019). 

Kakanwil Kemenag NTT Ajak ASN dan PTT Dalami Langkah Penanggulangan Terorisme

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG | KUPANG - Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT, Drs. Sarman Marselinus mengajak ASN dan PTT di lingkup Kanwil Kemenag Provinsi NTT untuk mendalami identifikasi langkah-langkah penanggulangan radikalisme dan terorisme.

Menurutnya, mereka punya tanggung jawab moral menjaga kerukunan, keutuhan, dan kesatuan agar tetap terjaga dalam bingkai NKRI.

Ajakan tersebut disampaikan Kakanwil Sarman saat memberikan sambutan membuka kegiatan kegiatan Identifikasi Langkah-langkah Penanggulangan Radikalisme dan Terorisme bagi ASN Kanwil Kemenag Provinsi NTT, di Celebes Resto & Cafe, Senin, (08/07/2019).

“Saya mengajak seluruh ASN baik PNS maupun PTT kita untuk mengarusutamakan moderasi beragama di setiap ruang publik termasuk di media sosial. Tugas kita adalah terus menjaga kondisi kerukunan bangsa ini sehingga pembangunan nasional tetap berjalan demi mewujudkan cita-cita bangsa ini,” ajak Kakanwil Sarman.

Lebih lanjut, Kakanwil Sarman mengingatkan bahwa program prioritas Kementerian Agama yang ditetapkan oleh Menteri Agama yakni moderasi beragama dan menjaga kebersamaan umat.

Untuk itu, Kakanwil meminta seluruh PNS dan PTT untuk tidak hanya berpikir mencari keamanan diri sendiri melainkan bagaimana berpikir untuk mewariskan kerukunan dan suasana aman damai bagi generasi anak cucu hingga 20 tahun bahkan 100 tahun mendatang.

UU Nomor 5 Tahun 2018, Kepolisan Memiliki Waktu 14 Hari Menahan Terduga Terorisme

“Moderasi beragama penting karena mengembalikan pemahaman esensi agama yakni memanusiakan manusia membawa damai dan keselamatan,” ujar Kakanwil Sarman.

“Mudah-mudahan kita punya tekad yang kuat untuk menularkan paham moderasi beragama dan memboomingkannya untuk dikonsumsi public demi memperkokoh pilar-pilar kebersamaan bangsa dan negara kita,” tambahnya.

Kegiatan identifikasi langkah-langkah penanggulangan radikalisme dan terorisme bagi ASN, kata Agus Nggiku,S.Pd.,MM saat membacakan laporan panitia bertujuan untuk memberikan pemahaman serta mencegah masuknya pengaruh radikalisme dan terorisme bagi ASN Kementerian Agama.

Tangkal Radikalisme dan Terorisme, BNPT dan FKPT Bentuk Perempuan Agen Perdamaian di Kupang

Selain itu, menanamkan rasa kecintaan ASN Kemenag pada Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika.

Kegiatan yang melibatkan 30 orang peserta ini melibatkan narasumber dari Danrem 161 Wirasakti Kupang yakni PASI BINWANWIL SITERREM 161/WS, Mayor INF. Petter G. Untayana.

Dalam pemaparannya, Petter mengatakan upaya mencegah paham radikalisme dan terorisme yakni dengan mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan bernegara.

“Hindari perbedaan yang mengarah kepada perpecahan. Junjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan serta bangkitkan semangat nasional yang mengacuh pada nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.(*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved