Ustadz Yusuf Mansur

Ustadz Yusuf Mansur Bersuara dan Update Kasus Anjing Dibawa Masuk Masjid

Dalam unggahannya, Ustadz Yusuf Mansur, meng-capture sebuah situs berita online yang memuat perkembangan kasus tersebut.

Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Hasyim Ashari
Instagram.com/wirda_mansur
Ustadz Yusuf Mansur Bersuara dan Update Kasus Anjing Dibawa Masuk Masjid 

@anas_ramp: Likulli syay`in hikmaH, tiap suatu kejadian ada hikmaHnye. Dikarenakan ??, masjid jadi dapet karpet baru, emang dengan cara kejadian yang kurang ngenakin di mata kite

@rudimdi: Sedih tadz bacanya.. kenapa anjingnya di matiin juga... kok jahat bgt siy anjingnya di Matiin..

@memeng_yani: Alhamdulillah sudah di peroses hukum. Semoga mendapat Hidayah untuk si ibu pembawa anjing...dan benar2 menyesali perbuatan nya...

Ini 5 Fakta Benjolan pada Leher Raffi Ahmad Andika, Harus Dioperasi dan Istirahat 6 Bulan

Bebas Dari Penjara, Vanessa Angel Menjemput Rezeki Lagi! Dikontrak Eksklusif hingga Dibuatkan Film!

@unadia89: Ini baru bener beritanya... No hoax. Tidak memancing di air keruh

@desina_gultom: Nah tuh yg sering komen julid gmn dah tuh kalo udh kayak gtu, islam mah nggak ribet dan sangat baik, islam nggak pernah ngajarin nyalahin guguk yg jelas2 dia mana tau itu dmn, oknum manusia nya aja yg harus diperingati, kalo kena najisnya ya tinggal ganti, kog dibikin susah, ada allah

@de_prianos: Ketika hanya terlintas difikiran saya untuk mengganti karpetnya... Hamba Allah itu sudah Melakukannya...

Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid Resmi Berstatus Tahanan

Mengutip Kompas.com, Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Iksantyo Bagus menyatakan wanita berinisial SM yang bawa anjing masuk masjid di Bogor sudah berstatus tahanan Polres Bogor.

Saat ini SM telah ditetapkan sebagai tersangka dengan persangkaan Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama.

Anak Sandra Dewi Raphael Moeis udah Tahu yang Cakepk, Lihat Cewe Cantik Lewat, Ibunya Dicuekin

Pria Ini Jual Istri, Bisa Main Menyimpang di Ranjang, Tarif Sekali ON Rp 1,5 Juta, Ini Twitternya

Iksantyo mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima hasil observasi tim dokter Rumah Sakit Polri terkait masalah kejiwaan SM.

Namun, apabila SM terbukti alami gangguan jiwa, dia menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berlanjut.

"Penahanannya tetap di Polres Bogor, sehingga jangan sampai nanti beranggapan bahwa si tersangka ini tidak dilakukan penahanan, jadi tetap dilakukan penahanan di Polres Bogor," kata Iksantyo di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (3/7/2019).

Iksantyo menjelaskan, jika saat ditahan SM terbukti alami gangguan jiwa dan harus dilakukan perawatan, maka pihak kepolisian akan memberikan hak tersangka untuk dirawat sesuai yang dianjurkan tim dokter.

Tiga Wanita dari Kalangan Milenial ini Berpotensi Jadi Menteri, Siapa Saja?

Nelayan di Flores Timur Tenggelam, Hari Ketiga Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

"Kalau dia sakit tetap harus diberikan haknya sebagai tersangka, kalau dia sakit dari dokter dia harus dirawat ya harus dirawat. Kita tetap melakukan penegakan hukum, jadi tidak berhenti hanya karena keadaan tersangka ini menderita penyakit yang tadi disampaikan," ujar Iksantyo.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP AM Dicky mengatakan, apabila SM terbukti alami gangguan jiwa maka hal tersebut bisa dijadikan bahan pertimbangan hakim di persidangan untuk menjatuhkan vonis kepada SM.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved