Saat Ditemukan Kondisi Mengenaskan, Begini Nasib Anjing Dibawa Wanita ke Masjid

sempat viral, anjing milik wanita yang masuk ke dalam masjid ditemukan dalam tewas menggenaskan di pinggir jalan.

Editor: Ferry Ndoen
Tribunnews.com/Twitter
Kronologi Lengkap Wanita Bawa Anjing Masuk Masjid dan Marah-Marah, Inilah Hasil Pemeriksaan Polisi 

POS KUPANG.COM - Sempat viral, anjing milik wanita yang masuk ke dalam masjid ditemukan dalam tewas menggenaskan di pinggir jalan.

Kabar kematian dari anjing hitam tersebut disampaikan oleh akun Facebook Esther Imelda pada Selasa (2/7/2019).

Esther dengan beberapa temannya langsung mencari anjing yang kabur saat insiden marah-marah tersebut dengan menyisir kawasan sekitar masjid di Sentul.

Mereka menemukan anjing mungil itu di seputar Taman Venesia Jalan Gunung Pangrango, Sentul.

3 Laga Ditunda untuk Piala Indonesia, Intip YUK Jadwal dan Klasemen Liga 1 2019 Pekan Ketujuh,

Anjing tersebut terlihat ketakutan saat melihat manusia hingga berusaha dipancing dengan menggunakan ayam goreng.

Tetapi anjing tersebut malah lari menyebrang jalan hingga ditabrak dan tewas di tempat.

"Dari mulai kejadian kami sudah mulai menyisir dan pagi tadi,si hitam terlihat di seputar taman venesia jln G pangrango.

Sangat ketakutan melihat manusia ,sudah berusaha di pancing dengan ayam goreng ,tapi dia lari menyebrang jalan dan di tabrak," tulis akun tersebut.

Pelatih Persib Perhitungkan Tekanan Publik Bonek Mania Jelang Maung Bandung vs Persebaya Surabaya

Esther Imelda meminta maaf karena tidak bisa berbuat banyak untuk menolong anjing tersebut hingga akhirnya tewas.

"Maaf kami tidak bisa berbuat banyak , rip di tempat ,
Saat ni jenasah si hitam di serah kan ke polsek yang mengusut kasus ibu ini
Terima kasih kepada semua yang membantu kami mencari si hitam
Bune Sari Wahyuni makasi y bune sudah bantu kami," lanjutnya.

Dikutip dari Kompas.com, Dewan Pembina Masjid Al-Munawaroh Raudl Bahar mengatakan saat mengetahui kejadian tersebut, para jemaah spontan mengeluarkan anjing yang diletakkan SM di karpet masjid.

Anjing kemudian tersebut lari ke arah kebun yang berada di luar masjid.

SM sempat mengancam tak mau pulang sebelum anjing yang dibawanya tersebut hilang hingga percekcokan kembali tak bisa dihindarkan.

"Dia tidak mau pulang sebelum anjingnya ditemukan seolah-olah kami pengurus masjid dan jemaah itu disalahkan menghilangkan anjingnya. Dia tidak mau pulang kalau anjingnya tidak ada, ya kami kesulitan untuk mencari anjing," ujarnya.

Wanita yang Bawa Anjing ke Masjid Ditetapkan sebagai Tersangka

3 Pemain Bomber Bajul Ijo Persebaya Absen, Tim Maung Bandung akan Tampil Garang? Ini Susunan Pemain

Polres Bogor telah menetapkan wanita pembawa anjing ke dalam masjid di Bogor, Jawa Barat, SM (52) sebagai tersangka kasus penistaan agama.

Diberitakan TribunWow.com dari Kompas.com, Kapolres Bogor AKBP AM Dicky memaparkan, ada dua alat bukti yang cukup untuk menjadikan SM ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut.

Dua alat bukti tersebut adalah persesuaian keterangan, termasuk barang bukti berupa pakaian dan alas kaki.

Namun, adanya riwayat gangguan jiwa yang diderita SM membuat pihak Polres Bogor mempertimbangkan kasus tersebut meski SM terbukti telah melanggar hukum.

Dicky menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penyidikan secara menyeluruh

dengan menimbang alasan pemaaf sebagaimana diatur dalam Pasal 44 KUHP.

"Kalau pun nanti hasilnya memang memiliki gangguan kejiwaan seperti yang dimaksud pada Pasal 44 ayat 2 KUHP, semuanya nanti akan diputuskan di pengadilan, jadi atas keputusan hakim," kata Dicky di Mapolres Bogor, Cibinong, Selasa (2/7/2019).

Seorang wanita berkacamata hitam diperika Polres Bogor setelah aksinya viral di Media Sosial Twitter ((Dokumentasi Polres Bogor))
Dicky menjelaskan, perbuatan pidana SM akan tetap disidik oleh pihak kepolisian.

Dalam persidangan nantinya akan dihadirkan ahli medis untuk membuktikan apakah SM benar memiliki gangguan kejiwaan atau tidak.

"Jadi perbuatan pidananya tetap kita sidik. Nanti bukti keterangan ahli medis juga nanti akan sampaikan di depan muka pengadilan sehingga nanti keputusannya apakah itu menjadi alasan pemaaf atau tidak," ungkapnya.

"Untuk proses hukumnya memang tetap dilaksanakan seperti itu. Ini 1x24 jam kita sudah menentukan tersangka kemudian status penahanan dan kita jamin bahwa kasus ini tetap dilaksanakan penyidikannya sampai tuntas," sambungnya.

Sementara itu mengutip TribunBogor, Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena menjelaskan, status tersangka SM didasarkan pada alat bukti beberapa keterangan saksi sejumlah 5 dan persesuaiannya dan barang bukti berupa rekaman video serta pakaian dan sepatu yang digunakan SM yang masuk ke dalam masjid.

"Penyidik meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan dan menaikan status SM menjadi tersangka dengan pasal persangkaan pasal 156a terkait penodaan atau penistaan agama," kata Ita dalam keterangannya, Selasa (2/7/2019).

Terkait riwayat masalah kejiwaan yang dialaminya, Ita menjelaskan, saat ini SM masih diobservasu di RS Polri dengan penjagaan anggota Polri.

Diberitakan sebelumnya, video pertengkaran di dalam sebuah Masjid di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor viral di media sosial, Minggu (30/6/2019).

Video yang tersebar tersebut tampak direkam dari dalam ruangan Masjid.

Dalam video amatir berdurasi sekitar 1 menit itu memperlihatkan seorang ibu-ibu membawa seekor anjing masuk ke dalam ruangan Masjid yang diketahui terletak di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.

Wanita tersebut kemudian terlibat pertengkaran dengan sejumlah jamaah yang mencoba menyuruhnya untuk keluar Masjid. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved