Kakanwil Kemenag NTT Ajak Keru dan Kerom Jemaah Haji Berdoa Untuk Keselamatan Bangsa

Kakanwil Kementerian Agama NTT, Drs. Sarman Marselinus mengajak ketua regu (keru) dan ketua rombongan (kerom) berdoa untuk keselamatan bangsa

Kakanwil Kemenag NTT Ajak Keru dan Kerom Jemaah Haji Berdoa Untuk Keselamatan Bangsa
POS-KUPANG.COM/ LAUS MARKUS GOTI
Suasana pembukaan kegiatan pembekalan bagi Ketua Regu dan ketua Rombongan 1440 H2019 di Aula Asrama Haji, Kupang, Rabu (2662019). 

Kakanwil Kemenag NTT Ajak Keru dan Kerom Jemaah Haji Berdoa Untuk Keselamatan Bangsa

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Kakanwil Kementerian Agama NTT, Drs. Sarman Marselinus mengajak ketua regu (keru) dan ketua rombongan (kerom) berdoa untuk keselamatan bangsa dan Negara Indonesia.

Hal itu disampaikan Sarman Marselinus ketika memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan pembekalan bagi Ketua Regu dan ketua Rombongan 1440 H/2019 di Aula Asrama Haji, Kupang, Rabu (26/6/2019).

“Saya mengajak kalian semua, ketika menjalankan tugas nanti berdoa juga bagi keselamatan bangsa. Berdoa agar bangsa ini terpelihara selamanya. Berdoa agar daerah kita, NTT ini tetap terjaga kondisi kerukunannya sehingga pembangunan terus berjalan dengan lancar dan damai.”ajak Sarman Marselinus.

DPP GMNI NTT Gelar Acara Pelatihan Manajemen Koperasi dan Pengelolaan Koperasi

Sarman mengatakan kondisi kerukunan yang sudah tercipta di daerah ini boleh jadi mendapatkan salah satu alasan mengapa NTT ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan nasional seperti Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik nasional yang akan digelar tahun 2020 nanti.

Menurutnya, apabila kondisi ini tetap terjaga dan kegiatan nasional Pesparani sukses nanti, bukan tidak mungkin, NTT akan dilirik menjadi tempat tuan rumah kegiatan-kegiatan keagamaan tingkat nasional berikutnya seperti MTQ misalnya.

Menyinggung tugas ketua regu dan ketua rombongan haji, Kakanwil Sarman mengingatkan bahwa tugas sebagai ketua regu dan ketua rombongan itu berat namun apabila dilakukan dengan penuh tanggungjawab disertai keiklasan dan cinta maka ibadah akan terlaksana dengan sempurna.

Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI Sosialisasikan Kode Etik Dan Tata Cara Beracara di Polda NTT

Karena itu, kakanwil mengajak keru dan kerom memberikan prioritas maksimal dalam pelayanan dan pendampingan terhadap jemaah.

“Kalian mengatasnamakan pemerintah dan Negara membantu menyukseskan pelaksanaan ibadah haji, karena itu beri prioritas pelayanan maksimal kepada jemaah. Kenalilah kondisi jemaah secara baik sehingga pendampingan dan pelayanan kalian pun tepat dengan demikian ibadah kalian pun akan disempurnakan.” Kata Kakanwil Sarman.

Untuk diketahui kegiatan pembekalan diikuti oleh 111 ketua regu dan ketua rombongan. Jumlah tersebut melonjak dan berbeda dari tahun tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 60 orang. Hal ini dikarenakan tahun 2019, NTT mendapat tambahan kuota haji sebanyak 295.

Brigpol Krispianus Ola dari Polres Belu Jadi Polisi Teladan Nasional. Ini Prestasinya

Dengan tambahan 295 jemaah calon haji maka NTT juga mendapatkan jatah lebih dari dua kloter dari sebelumnya hanya satu setengah kloter sehingga harus bergabung dengan kloter dari provinsi Jawa Timur.

Berdasarkan laporan terakhir dari Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag NTT, Husen Anwar melalui Kepala Seksi Pengelolaan Keuangan Haji dan Informasi Haji, Arsyad Karabi bahwa sudah 965 calon haji yang telah melunasi BPIH. Dari 965 jemaah tersebut, 28 jemaah diantaranya mutasi antar embarkasi karena alasan pindah penduduk atau tempat kerja.

Dengan tambahan 295 tersebut, waktu tunggu pun dipangkas dari sebelumnya 18 tahun menjadi 13 tahun. Sampai dengan saat ini, sudah ada 863 passport dan masih tersisa 74 dalam proses penerbitan.(*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved