Rasakan Getaran Gempa Ada Warga Kota Kupang Mengira Kepala Mereka Pusing

Rasakan Getaran Gempa Ada Warga Kota Kupang Mengira kepala Mereka Pusing

Rasakan Getaran Gempa Ada Warga Kota Kupang Mengira Kepala Mereka Pusing
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Para pegawai di Kantor Gubernur NTT saat berlari keluar dariruangan akibat gempa,Senin (24/6/201 

Rasakan Getaran Gempa Ada Warga Kota Kupang Mengira kepala Mereka Pusing

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gempa bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Laut Banda di Maluku pada Senin (24/6/2019) terasa hingga ke Kota Kupang.

Namun sejumlah warga Kota Kupang yang diwawancarai POS-KUPANG.COM, awalnya mengira kepala mereka pusing.

"Saya pas di atas motor sekitar jam 11 siang, lewat di Jl. Bundaran PU, terasa oleng. Saya pikir mungkin saya telat tidur. Kepala saya pusing, jadi oleng-oleng di atas motor," ungkap Niko Gefal, di Bundaran PU Kota Kupang.

Bidan di Lembata Minta Pemerintah Perhatikan Jaminan Kesehatan

Penasaran, Niko lalu berhenti di tepi jalan. "Nah saat berhenti baru saya sadar oh ternyata gempa," ujarnya.

Hal serupa dirasakan oleh Markus, saat melintas dengan sepeda motor di Bundaran penghijauan.

"Kebetulan tadi malam ada pesta, jadi yah saya sampai subuh. Pas mulai goyang-goyang, saya berhenti di pinggir jalan dan pijit-pijit kepala saya. Tapi saya lihat ada. Beberapa orang juga berhenti dengan wajah panik dan bingung. Nah baru saya sadar kalau ada gempa," ujarnya.

Bambang Widjojanto: Kami Tak Mungkin Bisa Buktikan Kecurangan, Hanya Institusi Negara yang Bisa

Di Kampus STIKes Maranatha Kupang, para mahasiswa ada yang mengaku merasakan gempa, tapi ada juga yang tidak merasakan gempa.

Eka salah salah satu mahasiswi, mengaku dirinya ikut lari luar kelas gara-gara panik melihat teman-temannya berteriak dan berlarian ke luar kelas.

"Saya tidak rasa ada getaran gempa, saya panik ketika teman-teman saya lari keluar, yah saya ikutan lari," ujar Eka.

Sementara Sheila, ia merasakan getaran gempa saat mereka sedang mendengarkan kuliah. "Yah sangat terasa getarannya, kami pun berhamburan lari keluar,"ungkapnya.

Sheila mengatakan, sampai di luar kelas, sesama mahasiswa malah bingung. "Yah kami ada yang bingung, kenapa ini, ada apa, kami saling bertanya. Karena ada yang merasakan getaran gempa tapi ada juga yang tidak," ungkapnya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ,mencatat terjadinya gempa di Maluku Barat Daya, Senin (24/6/2019).

Dikutip dari akun twitter resmi BMKG, @infoBMKG, gempa yang terjadi berkekuatan magnitudo 7,7. Gempa terjadi pada pukul 09.53 WIB.

BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Getaran gempa bahkan dirasakan hingga wilayah NTT, Denpasar hingga Dili. Belum ada laporan kerusakan terkait gempa ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved