Dugaan Korupsi Mark Up Pembayaran Rekening Listrik di Kantor Pos Ende Menguat

Dugaan Korupsi Mark Up Pembayaran Rekening Listrik di Kantor Pos Ende Menguat

Dugaan Korupsi Mark Up Pembayaran Rekening Listrik di Kantor Pos Ende Menguat
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Kasi Intel Kejari Ende, Abdon Toh, S.H 

Dugaan Korupsi Mark Up Pembayaran Rekening Listrik di Kantor Pos Ende Menguat

POS-KUPANG.COM | ENDE - Indikasi dugaan mark up (penggelembungan-red) pembayaran rekening listrik milik PDAM Ende oleh pihak Pos dan Giro Cabang Ende semakin menguat.

Hal ini membuat pihak Kejaksaan Negeri Ende yang menyelidiki kasus tersebut melimpahkan kasus dari yang sebelumnya oleh pihak intel dilimpahkan ke pidana khusus (Pidsus).

Mendikbud: Era Sekolah Favorit Sudah Selesai, Masyarakat Diminta Terima Kebijakan Sistem Zonasi

Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Sudarso, SH M.Hum mengatakan hal itu melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ende, Abdon Toh, Senin (24/6/2019) di Ende.

Abdon mengatakan bahwa terkait dengan dugaan mark up pembayaran rekening listrik milik PDAM Ende oleh pihak Pos dan Giro Ende sebelumnya sempat melakukan expose kasus dan dari hasil expose ditemukan adanya indikasi dugaan korupsi sehingga dengan demikian kasusnya dilimpahkan dari intel ke pidana khusus.

Begini Tanggapan Moeldoko Soal Rencana Unjuk Rasa 28 Juni

"Semua kasus yang masuk ke kejaksaan sebelumnya dilakukan expose dan apabila ditemukan adanya indikasi korupsi maka akan dilimpahkan dari intel ke pidsus dan kalau dari hasil expose tidak ditemukan adanya indikasi korupsi maka kasusnya dihentikan begitpun dengan kasus dugaan mark up rekening listrik milik PDAM Ende oleh Kantor Pos karena ditemukan adanya indikasi korupsi maka kasusnya ditingkatkan atau dilimpahkan dari intel ke Pidsus,"kata Abdon.

Abdon mengatakan dalam kasus itu pihaknya telah meminta keterangan dari pihak-pihak terkait baik itu pihak PDAM Ende juga PT PLN dan juga pihak dari Pos Ende,"kata Abdon.

Sebelumnya diberitakan Kejaksaan Negeri Ende mengusut dugaaan mark up (penggelembungan-red) pembayaran rekening listrik milik PDAM Ende di Kantor Pos dan Giro Cabang Ende.

Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Sudarso, SH M.Hum yang dikonfirmasi melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ende, Abdon Toh mengatakan hal itu kepada POS- KUPANG.COM, Kamis (13/6/2019) di Ende.

Abdon Toh mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan pihak Kejaksaan Negeri Ende menemukan fakta bahwa telah terjadi dugaan penggelembungan pembayaran rekening listrik milik PDAM Ende oleh pihak Pos dan Giro Cabang Ende yang dilakukan sejak tahun 2015 hingga Juni 2017.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved