Prakerin, Faperta Undana Dorong Industri Pertanian

akultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang untuk keempat kalinya membuka Praktek Kerja Industri

Prakerin, Faperta Undana Dorong Industri Pertanian
POS KUPANG/GECIO VIANA
Foto bersama penerimaan Prakerin kerja sama SMK se-NTT dengan Faperta Undana dan UPT Labotatorium Lapangan Terpadu atau Pusat Unggulan Iptek (PUI) Lahan Kering Undana di Aula Faperta Undana, Rabu (19/6/2019). 

Prakerin, Faperta Undana Dorong Industri Pertanian

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang untuk keempat kalinya membuka Praktek Kerja Industri (Prakerin) bagi sejumlah SMK se-NTT.

Dalam siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM dari Humas Undana Kupang pada Rabu (19/6/2019) sore, dalam tahun ini, Faperta menerima sebanyak 92 siswa. Melalui Prakerin ini Faperta Undana berupaya mendorong para siswa agar berupaya menjadikan pertanian sebagai sebuah sektor industri.

"Melalui Prakerin kita harapkan para siswa akan belajar banyak walaupun waktunya hanya dua bulan saja. Kita juga dorong para siswa agar menjadi petani dan pertanian sebagai sebuah industri," ungkap Dekan Faperta Undana, Dr. Damianus Adar ketika menerima para siswa Prakerin kerja sama SMK se-NTT dengan Faperta Undana dan UPT Labotatorium Lapangan Terpadu atau Pusat Unggulan Iptek (PUI) Lahan Kering Undana di Aula Faperta Undana, Rabu (19/6/2019).

Dijelaskannya, meski Prakerin hanya berlangsung dua bulan saja, ia meminta, agar peserta bisa disiplin dalam bekerja.

"Saya percaya orang bisa bekerja dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jadi, mari pergunakan waktu yang ada dengan baik," ujarnya.

Ia mengajak para peserta agar bisa bekerja keras agar bisa membawa pulang ilmu yang diberikan para pendamping lapangan.

Harga Sophia Tembus Jutaan Rupiah

Pemprov NTT Ambil Alih Hotel Sasando Secara Total Pada Tanggal 27 Juni

Selama menginap di Rusunawa, ajak dia, peserta harus membangun relasi dengan baik, menjaga kesehatan dan mengontrol emosi agar praktik bisaberjalan dengan baik.

"Mari jaga kebersamaan supaya perbedaan itu bisa diterima sebagai sesuatu yang indah," sebutnya.

Jika ada kekurangan selama Prakerin, kata dia, itu merupakan bagian dari proses belajar. Ia mengajak peserta agar tidak puas dengan ilmu yang diperoleh.

Halaman
123
Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved