Headline News Hari Ini
MENGEJUTKAN! Pemprov NTT Segel dan Ambil Alih Hotel Sasando Kupang
Pemprov NTT mengambil alih Hotel Sasando Kupang yang selama ini dikelola PT. Hotel Sasando Timor International.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Alfons Nedabang
"Selain itu, kontraknya BGS tapi pembayarannya dengan cara sewa. Ada kewajiban yang belum dibayar, sehingga kita sudah beri kesempatan tapi tidak ada niat baik, " sebut Sony.
• VIDEO: Usai Minum Sopi Sophia Hasil Riset Undana, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Nyeletuk Begini
Sony menegaskan, tidak ada negosiasi dan sikap Pemprov NTT jelas bahwa sudah mengambilalih. Sesuai Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 memberi ruang bahwa pihak pertama bisa mengabilalih sepihak. Sedangkan mengenai karyawan, semua tetap bekerja hanya manajemennya diambil alih.
Informasi dihimpun Pos Kupang bahwa sertifikat tanah dan bangunan Hotel Sasando dijadikan jaminan di salah satu bank di Kota Kupang. Jaminan senilai Rp 8 miliar itu sejak tahun 2016. Selain itu jaminan di BPR Tanaoba Lais Manekat (TLB) sebesar Rp 750 juta.
Negosiasi
Manajemen PT. Hotel Sasando Timor International, perusahaan pengelola Hotel Sasando Kupang, mengharapkan masih ada ruang negosiasi dengan Pemerintah Provinsi NTT.
• VIDEO: Sasando Internasional Hotel Diambil Alih Pemprov NTT, Satpol PP Lakukan Hal Ini
"Kami berharap masih ada ruang untuk negosiasi antara manajemen perusahan dan Pemprov NTT," ujar Direktur PT. Hotel Sasanso Timor International, Stanislaus Sanga Ama saat ditemui Rabu (19/6/2019) malam.
Menurutnya, penyegelan terjadi setelah melalui proses panjang. Pihaknya tidak ada pilihan lain sehingga tetap menghadapinya.
"Proses ini melewati sebuah proses yang cukup panjang. Kami pada prinsipnya seperti yang sudah dilakukan pemprov bahwa setelah proses ini tentu masih ada ruang dan waktu agar bisa diselesaikan," harap Stanislaus.
• Erlan : Polisi Harus Dalami Lagi Kasus Laka Lantas Dokter Indrawati
Dia mengatakan, manajemen Hotel Sasando telah menyerahkan kepada kuasa hukum untuk melakukan negosiasi. "Kami serahkan ke kuasa hukum, namun diharapkan ada ruang mediasi antara manajemen dan Pemprov NTT," katanya.
Pasca penyegelan, anggota Pol PP melakukan penjagaan Hotel Sasando. "Malam ini, kami satu kompi yang menjaga di hotel ini," kata seorang anggota Pol PP saat ditemui sekitar pukul 18.50 Wita.
Tamu Tak Terganggu
Meski disegel, pegawai dan karyawan hotel tetap beraktivitas seperti biasa. Para tamu yang menginap tidak langsung check out. Mereka tetap dilayani pegawai hotel.
Sejumlah tamu mengaku tidak terganggu dengan penyegelan Hotel Sasando tempat mereka menginap. Bagi tamu, proses tersebut tidak berdampak langsung pada tamu yang menginap di hotel.
• Mayang Sari Komentari Postingan Instagram Luna Maya, Malah Dicuekin
Putu (42), tamu yang menginap sejak Selasa (17/6/2019), mengatakan dirinya tidak merasa terganggu dengan proses tersebut. "Kita tidak terganggu karena pelayanan makan dan minum serta pelayanan hotel lainnya tetap berjalan seperti biasa," ujar pria kelahiran Bali ini.
Ia dan rekan rekannya akan menginap di hotel tersebut hingga Jumat untuk mengikuti kegiatan pemusatan latihan persiapan Jambore Pasraman.