Setya Novanto Dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur Bogor, Simak Alasannya
Kedapatan plesiran, Setya Novanto langsung dipindahkan ke lapas teroris dengan pengamanan maksimum di Lapas Gunung Sindur
Mayoritas narapidana adalah kasus teroris, bandar narkoba maupun korupsi.
Pemindahan ini disampaikan oleh Kakanwil Kemenkum HAM Jabar Liberty Sitinjak.
Liberty juga menyebut, pengamanan di Lapas Gunung Sindur adalah super maksimum.
"Malam ini Setya Novanto dipindah ke Lapas Gunung Sindur supaya pengamanannya super maksimum karena menurut saya ini perlu dilakukan."
"Di Lapas Gunung Sindur pengamanan ekstra ketat, mayoritas warga binaan kasus terorisme," ujar di Lapas Sukamiskin Bandung, Jalan AH Nasution, Jumat (14/6/2019).
Terkait beredarnya foto Setya Novanto tengah makan di warung Padang, Liberty meminta kepada siapa pun untuk membuktikan penyalahgunaan izin tersebut.
"Kalau ada yang bisa membuktikan kesalahan Setnov (makan di RM Padang) dengan penyalahgunaan izin, tunjukkan ke saya hari ini juga. Saya periksa kepala Lapas dan semua jajarannya," kata Liberty di kantor Kanwil Kemenkum HAM, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Selasa (30/4/2019).
Lebih lanjut, Liberty mengatakan jika Setnov makan di rumah makan padang yang lokasinya di RSPAD Gatot Soebroto dan dalam rangka menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit tersebut.
"Kalau (makannya) masih di rumah sakit, saya salahnya di mana, kan yang ditemukan dia makan di mana, di rumah sakit kan. Apalagi dikawal petugas juga," ujar Sitinjak.
Kakanwil Kemenkum HAM Jabar Liberty Sitinjak menjelaskan Lapas Sukamiskin memiliki perbedaan sangat besar dengan Lapas Gunung Sindur, yang selama ini dihuni warga binaan kasus terorisme, narkoba, dan korupsi kelas kakap.
"Kondisinya sangat berbeda, Lapas Gunung Sindur maximum security," ujar Liberty di Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Bandung Jumat (16/6) malam.
Terpidana korupsi KTP elektronik Setya Novanto alias Setnov dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Jumat (14/6/2019) malam.
Pemindahan ini menyusul beredarnya foto dia bersama istrinya berada di toko bangunan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.
Baik di Lapas Sukamiskin maupun Gunung Sindur, sama-sama menerapkan satu kamar satu tahanan.
Kata Sitinjak, di Lapas Sukamiskin, setiap pagi, kamar sel dibuka.