Employee Volunteering, Ajak Siswa Siswi SD Inpres Labat Kenali BPJS Ketenagakerjaan Sejak Dini

BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTT kembali menggelar kegiatan employee volunteering dengan memperkenalkan jaminan sosial

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Para pegawai BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTT bersama siswa-siswi SD Inpres Labat di halaman SD Inpres Labat, Kota Kupang, Sabtu (15/6/2019) 

Employee Volunteering, Ajak Siswa Siswi SD Inpres Labat Kenali BPJS Ketenagakerjaan Sejak Dini

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTT kembali menggelar kegiatan employee volunteering dengan memperkenalkan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para anak SD Inpres Labat.

Kegiatan yang berlangsung Sabtu (15/6/2019) di SD Inpres Labat Jalan Bonsai, Bakunase II kota Kupang tersebut diikuti anak-anak kelas 4 yang berusia 10-11 tahun.

Dalam kesempatan tersebut tim dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTT memperkenalkan mengenai Program BPJS Ketenagakerjaan dan berbagi ilmu pengetahuan umum, diselingi bermain game dan pembagian cinderamata.

Ada juga buku bacaan yang disumbangkan untuk perpustakaan sekolah.

Yuk! Belanja Furniture Berkualitas di Depo Mebel, Harga Bersahabat dan Dapat Undian Berhadiah

VIDEO: Guru SMA/SMK di Sumba Timur Mengaku Tunjangan Kesejahteraan Sudah 2,5 Tahun Belum Dibayar

Affandy Siallagan Kepala Bidang Umum & SDM selaku pejabat pengganti sementara Kepala Cabang NTT mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif karyawan dan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan.

Menurutnya, interaksi yang terjadi antara karyawan dan murid SD akan menjadi pengalaman berharga untuk keduanya.
Murid-murid diharapkan bisa memperoleh pengetahuan, wawasan, inspirasi dan semangat dalam mewujudkan cita-cita mereka di masa depan

Mareslina Selan (37) selaku kepala SD Inpres Labat mengucapkan terima kasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan Cab NTT atas dilaksanakannya kegiatan ini.

Kegiatan ini merupakan program yang sangat baik, saya berharap ini bukan yang pertama dan terakhir tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan," tutupnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved