148 Ton Sampah Medis di NTT Masih Menumpuk

Hingga Saat Ini Sebanyak 148 Ton Sampah Medis di Provinsi NTT Masih Menumpuk

148 Ton Sampah Medis di NTT Masih Menumpuk
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Propinsi NTT,Ir. Ir.Ferdy J.Kapitan, M.Si, (kiri) dan Sekda NTT, dr. Valens Tupen (kanan) di Hotel Sylvia Maumere, Rabu (12/6/2019). 

Hingga Saat Ini Sebanyak 148 Ton Sampah Medis di Provinsi NTT Masih Menumpuk

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Sampah medis dari seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Propinsi NTT menumpuk sejumlah 148 ton hingga Januari 2019. Pemusnahan sampah medis ini direncanakan dilakukan di Pabrik PT Semen Kupang.

Pemusnahan akan dilakukan menyusul terbitnya persetujuan dari Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI tanggal 16 Mei 2019 setelah usulan yang diajukan bulan April 2018.

Ini yang Dilakukan SMAK Ndao Ende Saat Menerima Siswa Baru

"Pemusnahan limbah medis seperti jarum suntik kita butuh peralatan yang standar supaya tidak muncul masalah. Seperti jarum suntik bekas akan meleleh dibakar pada suhu 1.000 derajat celcius," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT, Ir. Ferdy J Kapitan, M.Si, Kamis (13/6/2019) di Hotel Sylvia Maumere.

Diskresi yang diberikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI,kata Ferdy Kapitan, bersifat sementara hingga batas waktu 16 Mei 2020. Setelah itu daerah harus melakukanya mandiri.

Tak Hanya Linda, Ternyata Ada Satu Tersangka Korupsi Proyek NTT Fair Lainnya yang Diperiksa Kejati

Menurut Ferdy, dari 50 RS yang ada di NTT hanya RS Boromeus Kupang telah memiliki insinerator, selebihnya tidak belum punya insenirator. Kalau sudah tersedia insenirator, RS harus memiliki izin dari Mentri Lungkungan Hidup dan Kehutanan RI.

"Saat ini sedang dilakukan kajian membentuk kelembagaan UPTD Persampahan dan Limbah B3. Pemerintah akan mendirikan UPTD di wilayah Flores, Timor dan Sumba. Kita harapkan segera disetujui dan dibangun," ujar Ferdy hadir di Maumere dalam Bimtek Pengelolaan Limbah B3 Medis wilayah Flores, Rabu (12/6/2019). (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved