Gelar Bimtek, SMAK Arnoldus Janssen Siap Hasilkan Generasi Muda Berkualitas

Gelar Bimtek, SMAK Arnoldus Janssen siap hasilkan generasi muda berkualitas

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Kepala SMA K Arnoldus Janssen, tenaga ahli kurikulum berdiskusi di sela kegiatan Bimtek di Aula SMA K Arnoldus Janssen Kupang, Senin (3/6/2019). 

Gelar Bimtek, SMAK Arnoldus Janssen siap hasilkan generasi muda berkualitas

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sekolah Menengah Atas (SMA) Katolik St. Arnoldus Janssen Kota Kupang menggelar bimbingan teknis (Bimtek) tentang Kurikulum 2013 di Aula sekolah tersebut, Senin (3/6/2019).

Bimtek dilaksanakan selama enam hari ke depan, diikuti oleh 24 guru SMA K Arnoldus Janssen dan dibimbing oleh empat tenaga ahli bidang kurikulum. Bimtek dibuka secara resmi oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur Benyamin Lola.

Jelang Perayaan Idul Fitri, Ketua MUI TTU Minta Jaga Situasi Kamtibmas

Kepala SMA K Arnoldus Janssen, Pater Petrus Salu SVD ditemui POS-KUPANG.COM, di sela Bimtek, menjelaskan, kurikulum 2013 sangat menekankan spesialisasi ilmu dan peningkatan sumber daya manusia generasi muda yang berkualitas untuk menjawab kebutuhan Provinsi, Nasional dan Internasional.

"Kurikulum ini membekali generasi muda melalui disiplin ilmu sesuai dengan program pemilihan yang ada, MIPA, Bahasa dan IPS," ungkapnya.

Mantan Kabag ULP dan PPK Pembangunan RS Pratama Boking Diperiksa Terkait Kasus Korupsi

Ia mengatakan, kurikulum ini bagus karena tidak terpaku pada salah satu program, karena dalam peminataan siswa-siswi akan tau dan belajar program yang lain.

"Misalnya IPS, tidak terpaku di IPS, dalam permintaan siswa akan tahu MIPA atau pun Bahasa. Dengan demikian kita menyiapkan siswa-siswi untuk menghadapi perkuliahan dalam bidang apapun" terangnya.

Lanjutnya, para guru yang mengikuti Bimtek harus sudah menghasilkan silabus dan materi pembelajaran dan penilaian pada akhir Bimtek tersebut sesuai dengan bidang studi.

"Selama satu semester mulai dari sub pokok bahasan, alokasi waktu, indikator, alokasi tugas, ulangan, PR dan sebagainya," ungkapnya.

Ia menegaskan SMA K Arnoldus Janssen tidak pernah mau menamatkan pengangguran. Dengan demikian, lanjutnya, sejak awal dirinya menekankan para guru harus menghasilkan tiga dokumen penting, yaitu kurikulum 2013,Silabus dan RPP.

Ia mengatakan, pola pendidikan dan pembelajaran di SMAK St. Arnoldus Janssen dijalankan berbasis asrama. "Kami memegang prinsip sekolah ini berbasis asrama. Putra-putri wajib masuk asrama. Mereka akan studi teratur, doa teratur, oalharga dan lain-lain teratur. Hati mereka harus dibesarkan di sini," ungkapnya.

Dalam buku panduan, kata Pater Petrus, dirinya sudah menuliskan, SMA K Arnoldus Janssen hanya mau menamatkan siswa-siswi yang memiliki lima kekayaan, yaitu, hati, fisik, relasi, spiritual dan uang.

Pertama, kekayaan hati. Pater Petrus menegaskan kekayaan hati sangat penting dan hakiki untuk seorang anak manusia.

"Itulah yang membedakan kita dengan batu, kayu dan hewan. Namun sayangnya hal itu hampir tidak dipedukilan. Mengapa terjadi korupsi, kemiskinan, rampok, kekerasan dan lain-lain, itu karena aspek ini tidak diperhatikan," tegasnya.

Kedua, kekayaan fisik. Menurutnya kekayaan fisik harus dijaga dengan pola hidup yang teratur, karena seseorang bisa berkarya dengan baik kalau memiliki tubuh yang sehat dan kuat.

Ketiga, kekayaan Relasi. Ia menjelaskan manusia hidup bergotong-royong, membutuhkan kehadiran sesama. "Kita mau mendampingi setia anak untuk kaya dalam relasi. Bukan antar suku, bahasa dan agama tapi melampaui itu semua. Kita mau menamatkan orang yang berkarya di NTT atau Indonesia tetapi bisa kuasai dunia," ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pendidikan bahasa menjadi sangat vital dalam proses pendidikan di SMA K Arnoldus Janssen Kupang. "Setiap tahun siswa-siswi diwajibkan menerjemahkan satu buku bahasa inggris. Jadi kamus wajib ada," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, siswa-siswa wajib membaca dan meringkas satu buku apa saja, sesuai dengan peminatan. "Tentu saja kita tidak membiarkan mereka berjuang sendiri. Mereka akan selaku didampingi oleh para guru," jelasnya.

Keempat, kekayaan spiritual. "Doa merupakan bagian penting dalam proses pendidikan. Siswa-siswi sadar bahwa di dalam hidup dia tidak bisa mengandalkan kekuatan dirinya sendiri. Jadi setiap setiap siswa-siswi harus rajin berdoa seturut keyakinan mereka masing-masing," tegasnya.

Kelima, kekayaan uang. Ia menjelaskan pihaknya ingin menghasilkan lulusan yang memiliki kekayaan uang. Tetapi terlebih dahulu, sudah memiliki kekayaan-kekayaan yang sudah dijelaskan di atas.

"Lima kekayaan ini merupakan kekayaan harmonik. Selama hidup kita membutuhkan kelima kekayaan yang saya jelaskan tadi, kendati tidak begitu sempurna. Namun kita harus memperjuangkannya secara serempak," tegasnya.

Sementara itu, dari pihak yayasan pendidikan Arios Nenuk yang menaungi SMA K Arnoldus Janssen, yang diwakili oleh Niko Medes, mengapresiasi Bimtek tersebut. Menurutnya Bimtek kurikulum 2013 tersebut merupakan langkah yang bagus untuk SMA K Arnoldus Janssen Kupang bertumbuh.

"Dengan ini para guru tentu tau dan pajak bagaiamana mereka harus mengabdi. Kami juga tentu berterima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT yang intens mendangi para guru. Kami sangat optimis SMA K Arnoldus Janssen Kupang akan terus bertumbuh menghasilkan lulusan yang berkarakter dan berkualitas," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved