Petugas Bea Cukai Atambua Bekuk Warga Timor Leste Diduga Bawa 4.874 Butir Ekstasi

Keduanya kedapatan membawa barang haram tersebut setelah terdeteksi alat security system X-Ray saat pemeriksaan di pintu PLBN Motaain

Petugas Bea Cukai Atambua Bekuk Warga Timor Leste Diduga Bawa 4.874 Butir Ekstasi
India Today
Ilustrasi 

Petugas Bea Cukai Atambua Bekuk Warga Timor Leste Diduga Bawa 4.874 Butir Ekstasi

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA----Petugas Bea Cukai Atambua membekuk dua orang warga negara Timor Leste yang diduga membawa narkoba jenis ekstasi ke Indonesia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Rabu (29/5/2019).

Kedua warga yang berstatus suami istri itu membawa 4.874 pil yang diduga narkoba jenis ekstasi dari Timor Leste melawati pintu utama PLBN Motaain.

Keduanya kedapatan membawa barang haram tersebut setelah terdeteksi alat security system X-Ray saat pemeriksaan di pintu PLBN Motaain.

Kepala Bea Cukai Atambua, Tribuana Wetangterah ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (29/5/2019) malam membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar. Beliau penumpang, saat masuk, terus kita X-Ray terdeteksi. Barang itu dikemas dalam kantong plastik yang dimasukan ke dalam mesin printer,” ungkap Tribuana kepada wartawan di Kantor Bea Cukai Atambua, Rabu (29/5/2019) malam.

Menurut Tribuana, kedua orang tersebut adalah warga negara Timor Leste yang berstatus suami isteri. Mereka hendak melintas masuk ke Indonesia melalui pintu utama PLBN motaain sekira pukul 11.30 Wita menggunakan jasa transportasi Timor Travel.

BREAKING NEWS : Petugas Bea Cukai Atambua Bekuk Warga Timor Leste Diduga Bawa 4.874 Butir Ekstasi

Tersangka Penganiayaan di Laenmanen-Malaka Diringkus Polisi

Saat masuk di pintu PLBN, mereka diperiksa petugas. Setelah terdeteksi barang yang dibawa itu adalah narkoba, petugas Bea Cukai berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

Sebab yang memiliki kewenangan untuk memroses hukum kasus peredaran narkoba adalah polisi. Bea Cukai hanya sebatas mendeteksi di PLBN sebagai wilayah pabean.

“Untuk narkoba ini endingnya itu di polisi. Kita deteksi sedangkan untuk pengembangannya kita serahkan ke polisi. Karena kewenangan kita di PLBN saja, sebagai kawasan pabean,” terang Tribuana.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved